Makanan yang Sebaiknya Dikonsumsi saat Kolesterol Tinggi, Brokoli hingga Salmon

Ilustrasi daging dan brokoli. Pixabay.com/Lawjr

kesehatan

Makanan yang Sebaiknya Dikonsumsi saat Kolesterol Tinggi, Brokoli hingga Salmon

Minggu, 17 Oktober 2021 13:10 WIB
Reporter : Bisnis.com Editor : Silvy Riana Putri

CANTIKA.COM, Jakarta - Makanan dengan tinggi lemak jenuh bisa membuat orang mengalami kolesterol tinggi. Diet yang kaya buah-buahan, sayuran, biji-bijian, kacang-kacangan, dan lemak baik dapat membantu menurunkan apa yang disebut "kolesterol jahat" atau kolesterol LDL.

Anda lebih rentan terkena penyakit jantung jika kadar LDL Anda terlalu tinggi. Jadi, agar kolesterol Anda kembali normal, berikut daftar makanan yang sebaiknya dikonsumsi seperti dilansir dari Webmd 

Carilah buah-buahan dan sayuran berwarna-warni, seperti beri, jeruk, apel, ubi, brokoli, bayam, dan paprika. Secara alami bebas kolesterol dan rendah lemak, buah-buahan dan sayuran adalah dasar dari diet yang baik.

Biji-bijian utuh seperti oat, quinoa, barley, dan gandum utuh menawarkan serat, karbohidrat kompleks, dan protein. Carilah roti, pasta, dan sereal yang dibuat dengan berbagai biji-bijian.

Anda perlu menghindari biji-bijian tertentu, jika dokter Anda mengatakan Anda tidak bisa makan gluten atau Anda memiliki penyakit celiac, yang mempengaruhi usus kecil Anda. Pastikan untuk membaca label untuk memastikan produk yang Anda beli juga rendah lemak, gula, dan sodium.

Daging dan kacang-kacangan. Pilih potongan dada ayam atau kalkun tanpa kulit, dan potongan daging tanpa lemak seperti pork tenderloin dan beef round, sirloin, atau tenderloin. Baca label untuk memastikan daging setidaknya 92% bebas lemak.

Ilustrasi kacang hitam (Pixabay.com)

Bisa juga mengonsumsi kacang kaya protein seperti kacang hitam, kedelai/edamame. Saat Anda membeli selai kacang atau mentega almond, carilah produk yang hanya mengandung kacang, atau hanya kacang dan garam.

Carilah produk rendah lemak seperti yogurt, susu, dan keju, serta ikan kalengan seperti tuna, sarden, dan salmon. Jika Anda tidak toleran laktosa atau vegan, cobalah sereal dan jus yang diperkaya atau diperkaya kalsium, dan sayuran berdaun hijau, untuk mengisi celah kalsium. Vitamin D, kaya kalsium ada pada produk susu, beberapa produk sereal, dan margarin. Ini juga ditemukan secara alami pada ikan dan kuning telur.

Konsumsi pula makanan kaya omega-3 seperti salmon, tuna, halibut, herring, dan mackerel memiliki jumlah yang lebih tinggi. Anda juga dapat menemukan asam lemak omega-3 nabati dalam kenari dan biji rami. Ini mungkin termasuk telur, susu, produk kedelai, roti, sereal, dan pasta.

Beberapa minyak bisa baik untuk Anda, contohnya minyak zaitun dapat membantu meningkatkan kadar kolesterol "baik" (HDL) Anda. Carilah minyak nabati lainnya seperti canola, kedelai, dan bunga matahari.

Makanan yang kaya sterol nabati. Sterol dan stanol tumbuhan adalah zat yang membantu memblokir kolesterol agar tidak diserap di usus kecil Anda. Contohnya kacang-kacangan dan biji-bijian, tetapi tidak hampir 2 gram sehari yang direkomendasikan untuk orang dengan kolesterol tinggi.

Baca juga: 4 Gejala Kolesterol Tinggi dari Kaki, Kram Kaki Salah Satunya