Begini Porsi Makan untuk Pengidap Diabetes yang Disarankan Dokter

foto-reporter

Reporter

foto-reporter

Editor

Silvy Riana Putri

google-image
Ilustrasi makanan untuk pasien diabetes (pixabay.com)

Ilustrasi makanan untuk pasien diabetes (pixabay.com)

IKLAN

CANTIKA.COM, Jakarta - Bagi pengidap diabetes, selain mengonsumsi makanan rendah gula, perhatikan pula porsi makan. Menurut dokter gizi, Ekky M. Rahardja, dari Perhimpunan Dokter Spesialis Gizi Klinik Indonesia, pengidap diabetes diimbau untuk makan dalam porsi kecil, tapi frekuensinya sering.

"(sebab) Tubuh (pasien diabetes) kurang bisa mendorong gula ke dalam sel, jadi lebih baik makan porsi kecil tapi sering," kata Ekky dalam webinar kesehatan, Kamis, 10 November 2022.

Disarankan porsi makan untuk pengidap diabetes adalah porsi makan yang biasa untuk orang sehat bisa dibagi menjadi dua. Untuk waktu santapnya, dijeda tiga jam.

Semua makanan yang sehat boleh dikonsumsi, asal tidak mengandung pengawet atau zat-zat tambahan lain. Menurut Ekky, nasi sebagai sumber karbohidrat juga bukan "musuh" bila porsinya disesuaikan dan dipadukan dengan potongan sayur yang kaya serat.

"Yang paling simpel tiap kali makan, lima sendok makan nasi, tambah juga sayur seperti wortel, buncis, brokoli, jagung atau labu siam dan kukus," jelasnya.

Untuk pengolahan makanan dikukus, sebaiknya tidak terlalu lama, cukup dua menit. Campurkan potongan sayur dengan nasi agar kadar gula darah naik perlahan setelah makan.

"Sayur boleh makan sepuasnya asal jangan pakai tambahan seperti bumbu kacang atau mayones," imbuhnya.

Baca juga: Baik untuk Pasien Diabetes, 10 Buah Ini Bisa Jaga Kadar Gula Darah 

Bila berat badan pasien diabetes termasuk normal, pola makan yang sehat bisa terus dijaga. Namun, bila berat badan berlebih ia menyarankan untuk membatasi asupan lemak dan karbohidrat yang mudah diserap dan cepat menaikkan gula darah.

Batasi penggunaan gula, sebab asupan gula pada orang sehat pun tidak boleh terlalu banyak. Di Indonesia, ketentuan batasan asupan gula harian yang dianjurkan telah tertera dalam Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 30 Tahun 2013, di mana konsumsi gula pada orang dewasa maksimal 50 gram atau empat sendok makan per hari untuk menghindari risiko penyakit seperti diabetes.

Bila memang ingin mengonsumsi sesuatu yang manis, upayakan konsumsi bukan saat perut  kosong karena mudah diserap tubuh. Namun, ia tidak menyarankan pasien diabetes untuk mengonsumsi minuman manis termasuk softdrink demi kesehatan.

Untuk konsumsi buah, penyandang diabetes disarankan mengonsumsi buah setelah selesai makan. Sebagai contoh, pasien diabetes boleh makan jeruk, setelah jeda beberapa jam pasien bisa menyantap tiga butir kurma, baru setelah itu pengidap diabetes bisa menikmati enam potong buah, misalnya irisan pepaya.

Di akhir diskusi, Ekky mengatakan bahwa makanan sehari-hari perlu tetap diperhatikan bukan hanya untuk pengidap diabetes, melainkan juga untuk semua orang. Gunakan juga pemanis alami yang tanpa kalori, supaya gula darah tetap terkontrol setiap hari.

Baca juga: Diabetes pada Wanita, Kenali Ciri dan Faktor yang Meningkatkan Risikonya

Halo Sahabat Cantika, Yuk Update Informasi dan Inspirasi Perempuan di Telegram Cantika

Iklan

Berita Terkait

Rekomendasi Artikel

"Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini."