9 Latihan Pernapasan Bagi Penderita Gangguan Tidur

foto-reporter

Reporter

foto-reporter

Editor

Kinanti Munggareni

google-image
Salah satu cara untuk mencapai relaksasi adalah dengan latihan pernapasasn. (Pexels/Oluremi Adebayo)

Salah satu cara untuk mencapai relaksasi adalah dengan latihan pernapasasn. (Pexels/Oluremi Adebayo)

IKLAN

CANTIKA.COM, JakartaLatihan pernapasan dapat membantu mengurangi stres dan kecemasan, serta membantu Anda untuk rileks sebelum tidur.

Latihan pernapasan tidak harus menyita banyak waktu. Anda bisa menyisihkan sedikit waktu di antara aktivitas sehari-hari, untuk mulai memperhatikan pernapasan Anda.

Anda bisa mulai dengan 5 menit sehari. Selanjutnya, Anda bisa meningkatkan saat latihan menjadi lebih mudah dan nyaman. Jika 5 menit terasa terlalu lama, mulailah dengan 2 menit saja dan berlatih beberapa kali sehari.

Berikut adalah 9 latihan pernapasan yang bisa membantu Anda untuk tidur lebih baik.

1. Teknik pernapasan 4-7-8

Dr. Andrew Weil, dikutip dari Healthline, mengembangkan teknik ini sebagai variasi dari pranayama, teknik yoga kuno yang membantu orang rileks saat mengisi kembali oksigen dalam tubuh.

2. Latihan pernapasan Bhramari pranayama

Dalam studi klinis, Bhramari pranayama telah terbukti dengan cepat mengurangi pernapasan dan detak jantung. Ini cenderung sangat menenangkan dan dapat mempersiapkan tubuh Anda untuk tidur.

3. Latihan pernapasan tiga bagian

Dikutip dari Very Well Fit, metode yang juga disebut sebagai Dirga Pranayama ini adalah salah satu latihan pernapasan paling menenangkan yang dapat Anda lakukan. Latihan ini berfungsi untuk membantu memusatkan perhatian Anda dan menyelaraskan dengan sensasi tubuh secara fisik. 

4. Latihan pernapasan diafragma

Teknik ini memperlambat pernapasan dan mengurangi kebutuhan oksigen karena memperkuat diafragma.

5. Latihan pernapasan hidung bergantian

Latihan pernapasan hidung alternatif atau lubang hidung alternatif, juga disebut nadi shodhana pranayama. Sebuah studi tahun 2013 melaporkan bahwa orang yang mencoba latihan pernapasan hidung merasa stresnya berkurang setelahnya.

6. Pernapasan Buteyko

Dikutip dari Very Well Health, pernapasan buteyko adalah bentuk terapi non-medis yang menyarankan penggunaan berlatih pernapasan, khusus untuk memperbaiki asma dan gangguan pernapasan lainnya. Dalam banyak hal, teknik ini mirip dengan bentuk pernapasan yang digunakan dalam yoga, yakni pranayama.

Baca juga:  Mitos Yoga Hanya untuk Wanita dan Harus Lentur, Cek Faktanya

7. Metode Papworth

Dalam metode Papworth, Anda fokus pada diafragma untuk bernapas lebih alami. Metode relaksasi ini berguna untuk mengurangi kebiasaan menguap dan mendesah.

8. Latihan pernapasan Kapalbhati

Pernapasan Kapalbhati melibatkan serangkaian latihan menghirup dan mengembuskan napas. Pernapasan ini, dikutip dari Healthline, dapat membantu membuka sinus dan meningkatkan konsentrasi. Ini dianggap sebagai teknik pernapasan tingkat lanjut. Anda disarankan untuk menguasai teknik lain, seperti Bhramari pranayama, sebelum mencoba teknik ini.

9. Box breathing

Box breathing adalah teknik umum latihan pernapasan selama meditasi. Metode ini sangat populer digunakan untuk menemukan fokus mental dan relaksasi. Meditasi memiliki berbagai manfaat yang diketahui untuk kesehatan Anda secara keseluruhan.

Baca juga: Tahukah Kamu, Mengembuskan Napas Dalam-dalam Bisa Redakan Panik

HEALTHLINE | VERY WELL FIT | VERY WELL MIND

Iklan

Berita Terkait

Rekomendasi Artikel

"Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini."