Mitos Yoga Hanya untuk Wanita dan Harus Lentur, Cek Faktanya

Ilustrasi wanita berlatih yoga. shutterstock.com

kesehatan

Mitos Yoga Hanya untuk Wanita dan Harus Lentur, Cek Faktanya

Rabu, 1 Juli 2020 08:00 WIB
Reporter : Tempo.co Editor : Silvy Riana Putri

CANTIKA.COM, Jakarta - Beragam manfaat latihan yoga untuk kesehatan fisik dan mental. Di antaranya meningkatkan kekebalan tubuh, menurunkan tekanan darah, mengatur kadar gula darah hingga mengurangi stres.

Tapi sayangnya, ada beberapa mitos yang membuat orang tidak mempraktikkan yoga. Ada yang mengaitkan dengan agama, tubuh yang fleksibel hingga untuk bentuk tubuh tertentu. Faktanya, sama sekali tidak berkaitan. 

Berikut sejumlah mitos beserta fakta terkait yoga mengutip laman Times of India

1. Hanya untuk wanita

Tidak benar untuk menautkan bentuk aktivitas fisik tertentu dengan jenis kelamin apa pun. Sama halnya dengan yoga. Siapa saja dapat menambahkan yoga dalam rutinitas harian mereka. Sesuai sejarah, beberapa guru yoga terbesar adalah pria. Terlebih lagi, jika kita melihat manfaat kesehatan yang ditawarkan yoga, setiap orang harus sehat, fleksibel, dan tenang, baik pria maupun wanita.

2. Yoga untuk yang bertubuh kurus

Lagi-lagi ini tidak lebih dari mitos. Yoga tidak hanya untuk orang bertubuh kurus atau langsing, tetapi untuk semua orang, terlepas dari fisik mereka. Mungkin luar biasa bagi Anda untuk memilih bentuk latihan ini setelah menonton unggahan-unggahan tentang yoga di Instagram, tetapi ingat Anda bisa melakukannya.

3. Harus fleksibel untuk melakukan yoga

Anda tidak perlu fleksibel untuk mulai berlatih yoga. Sebaliknya, yoga membantu tubuh Anda menjadi lebih lentur. Pada awalnya, Anda mungkin merasa sedikit sulit untuk menyentuh jari kaki sambil berdiri atau menekuk tubuh Anda, tetapi dengan yoga membantu Anda untuk mencapainya. Seiring waktu rentang gerak Anda akan meningkat dan Anda akan menyempurnakan pose dasar atau asana.

Baca juga: Gerakan Yoga bagi Ibu Hamil, Hindari Posisi Menahan Perut

4. Tidak boleh yoga saat menstruasi atau hamil

Beberapa orang percaya bahwa wanita harus menghindari berlatih yoga ketika mereka sedang hamil atau menstruasi, karena itu akan berbahaya. Namun, tidak ada kebenaran dalam pernyataan ini.  Bahkan yoga sangat baik dilakukan saat menstruasi maupun hamil.

5. Yoga berhubungan dengan agama

Memang berasal dari India dan memiliki unsur spiritual, tetapi yoga itu sendiri bukan agama. Mantra dan nyanyian yang terkait dengan yoga memiliki akar India, tetapi itu hanya untuk membawa fokus dan mencerahkan Anda. Tidak perlu melantunkan mantra. Anda dapat melakukan yoga bahkan tanpa nyanyian apa pun.

6. Terlalu mudah

Ini adalah kombinasi dari asana yang mudah maupun yang sulit. Anda dapat menguasai beberapa hanya dalam 2-3 hari, sementara yang lain mungkin membutuhkan berbulan-bulan untuk menyempurnakan. Namun, yang penting adalah berlatih setiap hari dan menantang tubuh Anda, tanpa kehilangan fokus Anda.

7. Peregangan

Hanya orang-orang yang belum pernah mencoba yoga akan mengatakan bahwa ini hanya soal peregangan. Mungkin terlihat seperti Anda hanya perlu melakukan peregangan, tetapi jauh lebih dari itu. Ini memiliki banyak manfaat kesehatan yang terbukti dan sangat efektif dalam mengurangi nyeri otot dan meningkatkan rentang gerak, yang diperlukan dalam setiap tahap kehidupan.

NIA PRATIWI