Hindari Makanan dan Minuman Ini saat Sahur bagi Penderita Maag

foto-reporter

Reporter

foto-reporter

Editor

Silvy Riana Putri

google-image
ilustrasi makanan pedas (pixabay.com)

ilustrasi makanan pedas (pixabay.com)

IKLAN

CANTIKA.COM, Jakarta - Seperti yang kita bahas sebelumnya, penderita maag boleh berpuasa dengan memerhatikan kondisi kesehatannya usai konsultasi dengan dokter dan tetap konsumsi obat maag. Obat-obatan itu berfungsi menurunkan produksi asam lambung dan melapisi permukaan lambung.

Selain dua hal di atas, penderita maag juga diimbau tak boleh sembarangan konsumsi makanan atau minuman saat sahur dan buka puasa.

"Hindari makanan merangsang asam lambung misalnya makanan terlalu asam, pedas, berbumbu terlalu tajam, sayuran yang mudah menyebabkan lambung bergas seperti kol," tutur dokter spesialis gizi dari Rumah Sakit Pondok Indah-Puri Indah, Raissa E Djuanda, dalam diskusi via daring, pertengahan April 2020 ini.

Penderita maag juga disarankan tidak mengonsumsi buah-buahan yang dikeringkan seperti manisan atau jenis asinan buah karena juga mudah merangsang lambung. "Hindari juga minuman soda atau alkohol," jelas Raissa.

Selain itu, pakar kesehatan Prof. Madya Dr Raja Affendi seperti dilansir The Star tidak menyarankan para penderita gangguan lambung menyantap makanan dan buah-buahan asam bersama dengan produk berbasis tomat (tomat secara teknis adalah buah yang mengandung banyak asam).

Belum selesai, makanan yang mengandung terlalu banyak gula dan karbohidrat olahan juga sebaiknya dihindari saat saat sahur dan buka puasa.

Hindari pula minuman yang mengandung kafein seperti teh, kopi, karena bisa mengeluarkan lebih banyak urine serta membawa garam mineral berharga yang dibutuhkan tubuh selama hari puasa yang panjang.

Dokter Raissa mengingatkan semua orang untuk memenuhi kebutuhan nutrisi harian secara seimbang. Untuk menjaga kekebalan tubuh atau imunitas terlebih di masa pandemi virus corona baru atau COVID-19 ini, penuhilah kebutuhan protein harian, yang juga penting untuk massa otot, misalnya melalui telur dan susu.

Selain itu, cukupi pula asupan omega-3 dan asam lemak esensial yang diperlukan tubuh seperti ikan teri basah, salmon, tuna, sarden, dan lele.

Iklan

Berita Terkait

Rekomendasi Artikel

"Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini."