Ikan Bandeng Menu Wajib Imlek, Lupakan Duri Ingat Gizinya

foto-reporter

Reporter

foto-reporter

Editor

Rini Kustiani

google-image
Pedagang merapihkan ikan bandeng dagangannya yang dijual di Rawa Belong, Jakarta, 15 Februari 2018. Sejumlah pedagang ikan bandeng musiman ramai jelang perayaan tahun baru Imlek. TEMPO/Fajar Janauarta

Pedagang merapihkan ikan bandeng dagangannya yang dijual di Rawa Belong, Jakarta, 15 Februari 2018. Sejumlah pedagang ikan bandeng musiman ramai jelang perayaan tahun baru Imlek. TEMPO/Fajar Janauarta

IKLAN

CANTIKA.COM, Jakarta - Imlek atau Tahun baru Cina dirayakan dengan makan bersama keluarga. Salah satu hidangan yang wajib disajikan saat perayaan Imlek adalah ikan bandeng.

Bagi masyarakat Tionghoa, sajian ikan bandeng Imlek menjadi simbol rezeki yang lebih. Di balik tradisi itu, ikan bandeng termasuk bahan pangan bergizi tinggi.

Baca: Cerita di Balik Warna Merah Angpao Imlek

Menurut sejumlah penelitian, kandungan omega 3 ikan bandeng lebih tinggi dibandingkan jenis ikan lainnya. Omega 3 adalah jenis lemak tak jenuh ganda yang penting sebagai asam lemak esensial untuk perkembangan otak dan memori anak, serta mencegah berbagai penyakit.

Ikan bandeng juga kaya akan protein, vitamin, dan mineral. Berikut ini manfaat makan ikan bandeng:

1. Membantu kesehatan tulang
Ikan bandeng mengandung vitamin dan mineral. Beberapa yang paling melimpah adalah vitamin D, kalsium, dan fosfor. Ketiga zat ini penting untuk menguatkan tulang dan bagus untuk membantu proses penyembuhan tulang patah serta mencegah kehilangan mineral tulang.

Vitamin D yang berasal dari ikan bandeng sangat penting untuk menjaga kesehatan tulang karena membantu penyerapan kalsium. Berbagai penelitian menunjukkan kombinasi kalsium dan vitamin D dapat mencegah atau memperlambat osteoporosis. Fosfor pada ikan bandeng juga bagus untuk mempertahankan mineral pada tulang.

2. Mengoptimalkan fungsi otak
Asam lemak omega-3 yang dikombinasikan dengan vitamin A, D, dan selenium dapat menekan potensi gangguan kognitif dan penyakit yang berkaitan dengan usia. Beberapa penelitian menunjukkan konsumsi omega-3 dalam jangka panjang dapat mengurangi risiko penyakit Alzheimer dan Parkinson.

3. Mengurangi peradangan
Anda bisa mendapatkan hampir 50 persen asupan asam lemak omega 3 yang direkomendasikan setiap hari hanya dalam satu porsi bandeng. Nutrisi pada ikan bandeng menghasilkan DHA dan EPA, dua asam lemak yang dapat mengurangi pembengkakan dan peradangan.

4. Mengurangi risiko depresi dan kecemasan
Ikan bandeng mengandung kalium yang mampu meredakan kecemasan dan depresi. Kekurangan kalium kerap dikaitkan dengan orang yang lebih berisiko mengalami gangguan mood. Sebab, kalium membantu mengatur serotonin, yang diatur oleh antidepresan neurotransmitter. Bahkan sedikit defisiensi kalium dapat menyebabkan perasaan gelisah dan kecemasan ringan hingga berat.

5. Menjaga kesehatan jantung dan ginjal
Satu porsi bandeng mampu memenuhi kebutuhan harian vitamin B12 sebesar 116 persen. Itu sebabnya, mengkonsumsi ikan ini dipercaya akan membuat jantung dan pembuluh darah lebih sehat karena kemampuannya mengatur fungsi metabolisme. Kalium membantu mengatur irama jantung. Zat ini juga membantu kerja ginjal dalam membuang limbah melalui proses ekskresi dan mengurangi risiko pembentukan batu ginjal.

6. Menurunkan risiko kanker
Banyak penelitian yang membuktikan asam lemak omega 3 dapat mencegah tumor. Selain itu, asal lemak ini mampu melawan sel kanker seperti kanker kulit, kanker hati, kanker prostat, kanker payudara, sel kanker kolorektal, bahkan kanker otak.

Baca juga: Sayur Kol Jadi Olok-olok, Padahal Gizinya Tinggi

7. Meningkatkan kesehatan mata
Ikan apapun sebenarnya memiliki manfaat yang baik bagi kesehatan mata. Tapi, kandungan omega-3 yang tinggi pada ikan bandeng penting untuk mencegah berkurangnya kemampuan penglihatan seiring bertambahnya usia akibat degenerasi makula. Degenerasi makula merupakan penyebab nomor satu kebutaan di Eropa dan Amerika Serikat.

Jika dikonsumsi saat hamil, ikan bandeng menurunkan risiko bayi terlahir dengan masalah penglihatan. Penelitian pada 2007 menunjukkan mengkonsumsi ikan yang kaya asam lemak omega-3 dapat mencegah penyakit yang menyebabkan hilangnya penglihatan, seperti retinopati diabetik.

Jadi, kalau ada ikan bandeng tersaji di meja, jangan langsung teringat dengan durinya, melainkan kandungan nutrisi di dalamnya.

WEB MD | NINETY BENEFITS | LIVESTRONG

Iklan

Berita Terkait

Rekomendasi Artikel

"Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini."