Cara Memberitahu Anak kalau Ayahnya Sudah Meninggal

ilustrasi trauma anak (pixabay.com)

keluarga

Cara Memberitahu Anak kalau Ayahnya Sudah Meninggal

Rabu, 14 November 2018 09:43 WIB
Reporter : Cantika.com Editor : Rini Kustiani

CANTIKA.COM, Jakarta - Pengalaman pahit yang dirakan anak saat kecil akan terbawa sampai dewasa. Karena itu, penting untuk mengetahui bagaimana cara melakukan pendekatan kepada anak terutama untuk hal-hal yang menyedihkan dan berpotensi berdampak panjang dalam kehidupannya.

Baca juga:Tips Parenting, Cara Orang Tua Berikan Pengetahuan Seks ke Anak

Salah satu yang membuat kondisi anak terguncang adalah ketika orang tuanya meninggal. Apabila ayah telah tiada saat anak masih kecil, maka ibu memikul tanggung jawab yang lebih besar, termasuk menjelaskan kepada anak tentang apa yang sebenarnya terjadi.

Ketika masih dirundung duka, ibu harus menenangkan anak yang terus-menerus menanyakan keberadaan ayahnya. Bagaimana jika anak masih kecil? Pada usia berapa anak-anak bisa mendapatkan penjelasan ini?

Psikolog dari Yayasan Pulih, Jane L Pietra mengatakan tak mudah mengungkapkan apa yang sebenarnya terjadi kepada anak. Namun, menurut dia, ibu sebaiknya tahu cara terbaik untuk memberitahu anak apabila suami sudah meninggal. "Terkait dengan kepergian orang tua karena meninggal, itu bisa dijelaskan kepada anak saat dia sudah siap," ucap Jane, di Hotel Le Meridien Hotel, Jakarta Selatan, Senin 12 November 2018.

Jane L Pietra menjelaskan, anak yang belum genap berumur 5 tahun biasanya belum bisa menangkap konsep kematian. Mereka lebih mengerti hal-hal seperti cerita dan dongeng. Karena itu, ibu bisa memberitahu kepada anak saat kecil dengan cerita yang berhubungan dengan situasi yang terjadi. "Sehingga tidak membawa nuansa negatif kepada anak," kata Jane.

Artikel lainnya:Pantau Aktivitas Anak di Media Sosial, Pahami f-Insta dan r-Insta

Jika anak sudah bisa diajak berdiskusi -umumnya berusia 6 tahun ke atas, ibu baru bisa menjelaskan apa yang terjadi dan mengapa anak tidak bisa bertemu dengan ayahnya lagi. Hanya saja, ibu juga harus lebih dulu siap secara mental sebelum memberitahu kepada anak kalau ayahnya sudah meninggal.