Ibu Zaman Now Terapkan Metode Drone Parenting, Ada Plus Minusnya

Ilustrasi anak dan orang tua bermain gadget. itechgadget.com

keluarga

Ibu Zaman Now Terapkan Metode Drone Parenting, Ada Plus Minusnya

Sabtu, 14 April 2018 11:30 WIB
Reporter : Astari Pinasthika Sarosa Editor : Rini Kustiani

CANTIKA.COM, Jakarta - Ada berbagai istilah dalam parenting atau pola pengasuhan anak. Dulu kita mendengar nama helicopter parenting yang artinya orang tua selalu memperhatikan anak dan siap membantunya saat kesulitan. Namun sekarang metode parenting itu sudah ditinggalkan dengan berbagai alasan, misalnya anak jadi cenderung manja.

Baca juga:Cara Selebgram Merry Inggriany Jaga Keamanan Putrinya di MedsosKhloe Kardashian Melahirkan Anak Pertama, Ibu Baru Jangan Gengsi

Psikolog dari TigaGenerasi, Vera Itabiliana Hadiwidjojo mengatakan ibu zaman now lebih banyak menerapkan metode drone parenting. Istilah ini muncul seiring dengan perkembangan teknologi yang mempengaruhi pola pengasuhan anak. Drone parenting merupakan metode asuh ibu yang lebih suka dengan kegiatan yang tidak terstruktur.

"Sekarang, para ibu milenial lebih terbuka dengan anak. Bila dulu semua hal harus mengikuti peraturan dan struktur tertentu, sekarang tidak seperti itu," kata Vera Itabiliana di Jakarta. Ibu zaman now lebih senang membiarkan anak berkeliaran dan memperhatikan mereka dari jauh.

Dengan begitu, Vera Itabiliana melanjutkan, anak lebih bebas menjelajahi segala sesuatu di sekitar mereka. Pola asuh drone parenting ini, menurut dia, memiliki dampak positif dan negatif. "Dampak drone parenting pada anak sangat tergantung pada cara orang tua dalam bisa menjaga keseimbangan saat mengasuh anak," kata Vera Itabiliana.

Artikel lainnya:Repotnya Kim Kardashian dengan 3 Balita, Perjuangan Foto Bareng

Dampak positif dari drone parenting adalah orang tua lebih terbuka untuk berdiskusi dengan anak. Anak-anak lebih berani untuk mengungkapkan pendapat dan apa yang mereka inginkan. Dengan begitu, komunikasi antara anak dengan orang tua, dan sebaliknya juga lebih baik.

Sedangkan dampak negatif dari drone parenting adalah anak akan kesulitan beradaptasi dengan peraturan. Sebab, mereka lebih sering melakukan kegiatan yang tidak terstruktur alias dibebaskan. Selain itu, anak juga rentan telat bicara karena penggunaan teknologi yang berlebihan sejak kecil.

Berita parenting:Perubahan yang Dirasakan Zaskia Adya Mecca Setelah Punya 4 Anak

Terkadang, banyak orang tua yang menggunakan gadget untuk semua hal, seperti belajar huruf, warna, dan pengenalan bahasa. Padahal banyak media lain yang bisa membuat anak belajar semua hal tersebut dan dengan cara yang lebih baik. Contohnya seperti pergi ke taman, membaca buku, atau main puzzle. "Ibu zaman sekarang terkadang lupa kalau anak juga perlu dibatasi," ucap Vera Itabiliana.