Anda Suka Mencari Perhatian? Pahami Tanda, Penyebab, dan Cara Menguranginya

foto-reporter

Reporter

foto-reporter

Editor

Ecka Pramita

google-image
Ilustrasi pencuri perhatian. Shutterstock

Ilustrasi pencuri perhatian. Shutterstock

IKLAN

CANTIKA.COM, Jakarta - Hampir setiap orang suka mencari perhatian dari waktu ke waktu. Keinginan alami manusia ialah ingin menerima validasi dan pujian. Namun, membutuhkan perhatian menunjukkan bahwa Anda tidak dapat berfungsi tanpa menerima perhatian dan validasi dari orang lain. Karena kebutuhan ini, Anda mungkin menunjukkan perilaku mencari perhatian untuk mendapatkan perhatian yang Anda dambakan.

Meskipun sangat normal untuk menginginkan perhatian dari teman, orang yang Anda cintai, dan orang yang Anda kagumi, terus-menerus membutuhkan perhatian itu tidak sehat. Ini juga bisa menjadi tanda kondisi kesehatan mental yang mendasarinya.

Tanda Jika Anda Butuh Perhatian dari Orang Lain

Beberapa orang pencari perhatian mungkin tidak menyadari bahwa mereka menunjukkan perilaku mencari perhatian. Orang yang mencari perhatian mengungkapkan keinginan mereka untuk diperhatikan dengan berbagai cara.

Beberapa perilaku paling umum yang diperlihatkan orang yang membutuhkan perhatian meliputi:

1. Pura-pura tidak berdaya

Salah satu cara orang dengan perilaku mencari perhatian adalah dengan berpura-pura tidak berdaya dalam situasi yang mereka kuasai dengan sempurna. Berpura-pura tidak berdaya memberi mereka jalan untuk mencari perhatian dari orang lain.

2. Suka membuat konflik

Menyebabkan konflik di depan umum atau pribadi untuk menciptakan suasana yang menarik perhatian orang-orang di sekitar Anda. Mereka seringkali juga perlu menjadi pusat konflik.

3. Terus-menerus mencari simpati dari orang lain

Contoh perilaku semacam ini termasuk mempermainkan luka kecil agar keluarga dan teman bisa meributkan Anda. Atau mengungkapkan emosi ekstrem atas kehilangan kecil, seperti dompet atau sepasang sepatu favorit.

4. Perlu dipuji

Wajar jika ingin dipuji. Namun, perlu dipuji dapat menyebabkan Anda menunjukkan perilaku tidak sehat dalam upaya memancing pujian dari orang lain. Terkadang kebutuhan untuk dipuji lahir dari rasa tidak aman. Namun, memancing pujian adalah cara yang tidak sehat untuk menghadapi rasa tidak aman.

5. Berbohong dan membumbui cerita

Mengarang cerita berlebihan yang dijamin akan menimbulkan reaksi dari orang-orang adalah cara lain orang yang membutuhkan perhatian berperilaku.

Penyebab Perilaku Suka Cari Perhatian

Beberapa faktor dapat menyebabkan penyebab perilaku mencari perhatian. Mari kita lihat apa yang mungkin ada di balik perilaku ini:

1. Ketidakamanan dan harga diri rendah

Ketidakamanan fisik dan emosional dapat menyebabkan seseorang mengembangkan kepribadian yang mencari perhatian. Meskipun tampaknya tidak berbahaya, ini adalah cara yang tidak sehat untuk mengatasi rasa tidak aman. Itu juga dapat menyebabkan ketegangan pada hubungan Anda dengan keluarga, teman, dan bahkan orang asing.1

2. Gangguan kepribadian

Gangguan kepribadian tertentu juga dapat menyebabkan perilaku mencari perhatian. Orang dengan gangguan kepribadian narsistik, atau gangguan kepribadian ambang, khususnya, sering menunjukkan perilaku mencari perhatian.

Salah satu gejala utama orang dengan gangguan kepribadian histrionik adalah menunjukkan perilaku mencari perhatian selain reaksi emosional yang ekstrem. Kondisi kesehatan mental lainnya seperti ADHD, kecemasan, dan gangguan bipolar juga dapat menyebabkan seseorang menunjukkan perilaku mencari perhatian.

Cara Berhenti Membutuhkan Perhatian Lebih dari Orang Lain

Langkah pertama untuk berhenti membutuhkan perhatian adalah mengenali bahwa Anda menunjukkan perilaku mencari perhatian. Beberapa orang yang membutuhkan perhatian tidak menyadari apa arti perilaku mereka atau bahwa perilaku tersebut tidak sehat.

Bekerja untuk membangun kepercayaan diri dan membebaskan diri dari rasa tidak aman adalah langkah pertama yang signifikan untuk membantu Anda berhenti mendambakan perhatian.

Berikut adalah beberapa cara yang dapat Anda lakukan untuk membangun kepercayaan diri:

1. Pergi terapi

Berbicara dengan seorang profesional adalah cara terbaik untuk mengatasi rasa tidak aman dan membangun kepercayaan diri. Mereka akan membantu Anda menemukan akar ketidakamanan Anda dan menemukan cara untuk menghilangkannya. Jika sumber perilaku mencari perhatian Anda juga merupakan akibat dari kondisi kesehatan mental, psikoterapis juga dapat membantu Anda.

2. Buat jurnal

Menjadi lebih sadar diri akan perilaku mencari perhatian Anda sangat membantu Anda mengatasinya. Membuat jurnal harian dapat membantu Anda mencapai lebih banyak kesadaran diri saat melacak perilaku Anda. Jika Anda tidak yakin apakah kejadian tertentu merupakan perilaku mencari perhatian, Anda dapat menjalankannya dengan terapis Anda.

3. Bangun harga diri Anda

Bagi banyak orang, kebutuhan untuk selalu menjadi pusat perhatian berasal dari harga diri yang rendah. Namun, perilaku mencari perhatian tidak membantu Anda membangun harga diri yang sehat. Menggunakan afirmasi positif setiap hari dan mengelilingi diri Anda dengan orang-orang yang benar-benar mendukung adalah tempat yang bagus untuk memulai.

Baca: 5 Zodiak Ini Suka Cari Perhatian, Ada Gemini dan Sagitarius

VERY WELL MIND

Halo Sahabat Cantika, Yuk Update Informasi dan Inspirasi Perempuan di Telegram Cantika

Iklan

Berita Terkait

Rekomendasi Artikel

"Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini."