Hindari Terlalu Percaya Orang Lain, Ingat 3 Hal Ini

foto-reporter

Reporter

foto-reporter

Editor

Silvy Riana Putri

google-image
Ilustrasi perempuan berbincang dengan teman perempuannya. (Unsplash/Priscilla Du Preez)

Ilustrasi perempuan berbincang dengan teman perempuannya. (Unsplash/Priscilla Du Preez)

IKLAN

CANTIKA.COM, Jakarta - Apakah saya baru saja mengungkapkan dengan mudah hal-hal pribadi tentang hidup saya?  Mengapa saya memberikan terlalu banyak detail? Kita semua pernah memiliki pemikiran ini, setidaknya, sekali dalam hidup kita. Sebagian besar dari kita masuk ke zona ekstrovert untuk beberapa waktu dan memberikan terlalu banyak detail kepada orang asing, lalu menyesalinya. Pada dasarnya, membangun kepercayaan kepada orang lain itu bagus. Tapi terlalu percaya orang lain bisa berujung negatif.

Kebiasaan terlalu percaya ini bisa membuat kita lebih sering berada dalam masalah. Jadi, lain kali ketika Anda terlalu mempercayai orang, berikut adalah beberapa hal yang perlu diingat seperti dikutip dari Pink Villa, Jumat, 12 November 2021.

1. Terlalu percaya bisa membuatmu patah hati

Jika Anda menderita patah hati karena terlalu percaya dengan orang lain, maka peringatan dan berhati-hatilah untuk ke depannya. Penting untuk memahami hal-hal yang harus Anda rahasiakan.

Anda harus mempercayai orang, tetapi jangan terlalu mempercayai mereka. Gambarkan garis yang jelas tentang apa yang perlu dibagikan dan yang lainnya. Memberikan rahasia dan kelemahan Anda dapat digunakan untuk melawan Anda. Dan terlalu percaya sering diikuti dengan patah hati, karena Anda tidak pernah tahu apa yang ada dalam pikiran orang lain untuk Anda.

2. Terlalu percaya adalah kelemahan

Terlalu percaya pasti adalah kelemahan orang yang baik hati. Jika Anda baik dengan orang lain, itu tidak berarti bahwa semua orang akan sama. Oleh karena itu, sangat penting untuk melakukan hal yang sama dan memperhatikan apa yang Anda katakan di depan orang.

3. Tidak semua orang adalah teman

Mungkin saja ada ratusan orang yang akan berpura-pura menjadi teman Anda, tetapi hanya segelintir yang akan menjadi teman sejati Anda. Tidak semua orang akan berempati terhadap Anda, dan sebagian besar akan menertawakannya.

Beberapa akan menggunakan pembicaraan Anda untuk keuntungan mereka sendiri. Oleh karena itu, pilihlah sekelompok orang yang baik untuk Anda percayai dan sisanya sebagai kenalan.

Jadi, lebih baik berhati-hati daripada terlalu percaya orang lain yang berujung kekecewaan. 

Baca juga: Beda Close Friends dan Best Friend, Tidak Semua Teman Terasa Dekat

Iklan

Berita Terkait

Rekomendasi Artikel

"Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini."