Kenang Ani Yudhoyono, Annisa Pohan: Pembela Utama saat Aku Di-bully

Annisa Pohan mengunggah foto bahagia bersama ibu mertuanya, mendiang Ani Yudhoyono. Foto: Instagram Annisa Pohan.

keluarga

Kenang Ani Yudhoyono, Annisa Pohan: Pembela Utama saat Aku Di-bully

Rabu, 2 Juni 2021 08:05 WIB
Reporter : Cantika.com Editor : Silvy Riana Putri

CANTIKA.COM, Jakarta - Masih dalam suasana mengenang dua tahun kepergian ibu mertua, Ani Yudhoyono, publik figur Annisa Pohan kembali membagikan kenangannya bersama Ani yang wafat pada 1 Juni 2019. Melalui akun Instagram-nya, Selasa dini hari, 2 Juni 2021, Annisa mengungkapkan banyak foto kebersamaan mereka yang ingin dibagikannya.

"Memberanikan diri membuka album foto bersama Memo, terlalu banyak kenangan indah, sangat banyak foto yang ingin di share di 2 tahun kepergiannya," tulis Annisa di awal kisahnya.

Ia mengaku sangat bersyukur mempunyai banyak memori indah di masa ibu mertuanya masih ada. "Alhamdulillah sempat merasakan kebahagiaan bersama Memo selama 14 tahun menjadi menantunya, suka dan duka bersama, tempat mengaduku dan curhatku," tambahnya.

Menurut Annisa, Ani Yudhoyono atau memo merupakan salah satu sosok yang siap membelanya tanpa diminta saat ia mengalami perundungan atau bullying.

"Pembela utama aku di kala aku curhat ada yang “bully” aku dulu di segala kehidupan baik di dunia nyata (khususnya kehidupan persit ) padahal cuma iseng aja cerita ga berharap dibela, maupun tanpa sengaja beliau melihat bully di dunia maya, dan diam2 membela saya," jelas istri Agus Harimurti Yudhoyono atau AHY itu.

Tak hanya Annisa yang kerap berbagi cerita, ibu mertuanya juga mengisahkan berbagai hal kepadanya. "Memo sangat-sangat menghargai semua cerita aku dari yang penting sampai ga penting. Memo pun begitu banyak yang diceritakan ke saya, curahan hatinya, apa yang mengganggu hatinya, sharing (berbagi) apa yang disukai pepo ataupun pepo ga suka, juga semua tentang mas agus," paparnya.

Baca juga: Pusing Ajarkan Matematika, Annisa Pohan Samakan Pelajaran 1 SMP dengan Tes UMPTN

Annisa mengisahkan bahwa Ani juga mengenal sahabat-sahabat terdekatnya, bahkan Ani hafal anak-anak sahabatnya. 

Selain itu, Annisa juga mengucap syukur karena putrinya, Almira Tunggadewi Yudhoyono atau Almira yang berusia 12 tahun sempat merasakan kasih sayang neneknya dalam bentuk perhatian.

"Bagi saya, Almira pun sangat beruntung memiliki nenek seperti Memo dan memiliki banyak kenangan yang indah bersama Memo, walau Sedari Almira lahir beliau sudah menjadi ibu Negara tapi selalu ada di setiap kesempatan bahkan menonton penampilan Almira di sekolah," ujarnya.

Annisa mengungkapkan lebih lanjut bahwa Ani tak lupa mengecek perkembangan sekolah Almira, bahkan sahabat Almira kerap menginap di rumahnya. 

Dari beragam kisah dan kenangan indah semasa hidup ibu mertuanya, Annisa Pohan mengungkapkan bahwa tak semua orang bisa menjadi seorang Ani Yudhoyono. Annisa menutup kisah kenangannya dengan memohon maaf atas segala kesalahan yang pernah diperbuat Ani dan mendoakannya.