Meghan Markle Terbitkan Buku Cerita Anak, Pangeran Harry & Archie Jadi Inspirasi

foto-reporter

Reporter

foto-reporter

Editor

Kinanti Munggareni

google-image
Pangeran Harry dan istrinya Meghan Markle saat mengenalkan Archie untuk pertama kalinya kepada publik, di St George's Hall, Kastil Windsor, Berkshire, Inggris, Rabu, 8 Mei 2019. Dominic Lipinski/Pool via REUTERS

Pangeran Harry dan istrinya Meghan Markle saat mengenalkan Archie untuk pertama kalinya kepada publik, di St George's Hall, Kastil Windsor, Berkshire, Inggris, Rabu, 8 Mei 2019. Dominic Lipinski/Pool via REUTERS

IKLAN

CANTIKA.COM, JakartaMeghan Markle menerbitkan buku anak pertamanya yang akan bertajuk The Bench. Dalam projek ini, Meghan akan bekerja sama dengan Penguin Random House. Nantinya, buku baru ini akan dijual pada 8 Juni 2021. Meghan nantinya juga akan menarasikan edisi audio buku ini, yang akan dirilis di AS dan Kanada oleh Listening Library; dan di Inggris oleh Penguin Random House UK Audio.

Buku cerita ini berkisah tentang ikatan khusus antara ayah dan anak, dari sudut pandang seorang ibu. Kisah ini bermula dari puisi karya Meghan Markle yang terinspirasi oleh hubungan antara Pangeran Harry dan Archie.

Baca juga: Lepas dari Istana, Pangeran Harry dan Meghan Bergantung pada Warisan Putri Diana

"The Bench dimulai sebagai puisi yang saya tulis untuk suami saya pada Hari Ayah, sebulan setelah Archie lahir," kata Meghan dalam siaran pers dari penerbit Random House Children's Books. "Puisi itu menjadi cerita ini."

Menurut siaran pers yang dikutip dari Bustle, "Debut Duchess of Sussex ini secara menyentuh menangkap hubungan yang berkembang dan berkembang antara ayah dan anak laki-laki dan mengingatkan kita tentang banyak cara bahwa cinta dapat terbentuk dan diekspresikan dalam keluarga modern."

Ilustrasinya dikerjakan oleh seniman pemenang Caldecott, Christian Robinson. Sampul buku ini menampilkan gambar bangku di bawah pohon, dengan ayam di dekatnya.

"The Bench" merupakan buku cerita anak pertama yang ditulis oleh Meghan Markle. Buku ini dirilis pada 8 Juni 2021 oleh Penguin Random House. (People/Random House Books for Young Readers)

"Christian menghadirkan ilustrasi cat air yang indah dan halus yang menangkap kehangatan, kegembiraan, dan kenyamanan hubungan antara ayah dan anak dari semua lapisan masyarakat; representasi ini sangat penting bagi saya, dan Christian serta saya bekerja sama untuk menggambarkan ikatan khusus ini melalui lensa inklusif," kata Meghan. "Harapan saya adalah The Bench beresonasi dengan setiap keluarga, apa pun riasannya, seperti halnya dengan keluarga saya.”

Salah satu ilustrasi dalam buku anak ini menggambarkan seorang ayah berseragam militer dengan hangat menyapa putranya. Faktanya, Harry adalah seorang veteran militer yang menjabat sebagai kapten di Angkatan Darat Inggris. Sementara ilustrasi lain menampilkan seorang ayah yang duduk bersama putranya di bawah pohon.

Dalam siaran persnya, Meghan digambarkan sebagai "seorang ibu, istri, feminis, dan aktivis" yang "saat ini tinggal di negara bagian asalnya di California bersama keluarganya, dua anjing, dan kawanan ayam penyelamat yang terus bertambah."

Dalam wawancara Meghan dan Harry pada bulan Maret dengan Oprah Winfrey, mereka mengungkapkan bahwa mereka memiliki kandang ayam bernama "Chick Inn," yang menjadi tempat nongkrong favorit Archie. 

Baca juga: Intip Rumah Baru Meghan Markle dan Pangeran Harry, Ada Area Bermain untuk Archie

Dalam sebuah pernyataan, Mallory Loehr, EVP & penerbit Random House Books for Young Readers Group, mengatakan bahwa “Teks Meghan mengeksplorasi hubungan antara ayah dan anak laki-laki dan tidak dapat disangkal menarik hati sanubari yang dirasakan orang tua dan pengasuh. Karya seni Christian sangat cocok dengan emosi lembut kata-kata Meghan. The Bench itu abadi - rasanya ditakdirkan untuk menjadi salah satu buku yang akan dibaca orang untuk generasi yang akan datang.”

Meghan Markle bukanlah bangsawan pertama yang menerbitkan buku anak-anak. Pada tahun 1980, Pangeran Charles menerbitkan The Old Man of Lochnagar, yang menceritakan kisah seorang lelaki tua yang tinggal di sebuah gua di tebing yang mengelilingi perkebunan kerajaan di Balmoral di Skotlandia, tempat Ratu menghabiskan liburan musim panasnya. Penjualan dari buku tersebut disumbangkan ke badan amal kerajaan, The Prince’s Trust.

Baca juga: Meghan Markle Ungkap Alasan Kerajaan Inggris Tak Beri Gelar Pangeran pada Archie

BUSTLE | PEOPLE | THE INDEPENDENT

Iklan

Berita Terkait

Rekomendasi Artikel

"Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini."