Tips untuk Perempuan Menjadi Pemimpin Industri Kreatif 4.0

ki-ka: Pendiri Womenpedia Marsya Gusman, Director in House Dermaster Kemang Dr. Yenny Muliani, Pendiri Koneksi Indonesia Inklusif Marthella R. R Sirait, dan moderator Yudha Adyaksa di Acara Perempuan Bercerita, di Ruang & Tempo, Jakarta Selatan, Sabtu 27 April 2019. TEMPO/Astari P Sarosa)

ragam

Tips untuk Perempuan Menjadi Pemimpin Industri Kreatif 4.0

Sabtu, 27 April 2019 15:51 WIB
Reporter : Astari Pinasthika Sarosa Editor : Yunia Pratiwi

CANTIKA.COM, Jakarta - Pemimpin adalah pemimpi yang melakukan sebuah tindakan untuk mencapai mimpinya. Perempuan juga memiliki banyak potensi untuk menjadi pemimpin di industri kreatif 4.0 ini, yang fokus pada membangun network melalui media sosial dan internet. 

Baca juga: Hari Kartini, Pesan Intan Hardja untuk Pebisnis Perempuan

Marsya Gusman selaku pendiri Womenpedia dan Marthella R. R Sirait selaku pendiri Koneksi Indonesia Inklusif, memberikan beberapa tips untuk para perempuan Indonesia yang bermimpi untuk mengambil peran signifikan di industri kreatif 4.0. Pertama adalah pola asuh dan lingkungan memang memiliki peran penting untuk membangun karakter seorang pemimpin, namun sebuah tindakan dimulai dari diri sendiri.

“Menurut saya yang pertama kali harus dilakukan sebagai perempuan itu mengubah sudut pandang kita. Mulai dari diri sendiri, kalau awalnya punya mindset perempuan terbatas, kita akan membatasi gerak-gerik kita,” tutur Marthella R. R Sirait atau dikenal dengan nama panggilan Thella, di acara Perempuan Bercerita di ruang & tempo, Jakarta Selatan, Sabtu 27 April 2019.

 

Selanjutnya, pemimpin yang baik bisa mengakui kalau mereka tidak bisa melakukan semuanya sendiri. Kolaborasi menjadi suatu hal yang sangat penting di industri kreatif 4.0, karena kita tidak bisa berdiri sendiri-sendiri lagi. “Kolaborasi adalah sesuatu kekuatan. Punya gerakan atau platform sosial dalam bentuk apapun, bentuklah trust. Dari mulut ke mulut, acara ke acara, itu pasti akan bisa berkembang,” lanjut Thella.

Sementara pendiri Womenpedia Masyar Gunawan, lingkungan yang positif memberikan pengaruh besar di industri kreatif 4.0. “Ekosistem itu membangun saya,” tutur Marsya Gusman. Tinggalkan lingkungan yang penuh dengan hal-hal negatif seperti bullying. Mulai melibatkan diri dalam organisasi, komunitas, maupun dengan mengikuti kompetisi yang memiliki pesan positif, Anda bisa lebih mudah membangun diri sendiri dan menemukan kesempatan baru yang positif.

Era digital mempermudah masyarakat untuk belajar hal-hal baru. Terutama sebagai perempuan, gunakan era digital untuk memaksimalkan diri agar bisa menjadi pemimpin di era digital. Marsya Gusman menjelaskan kalau di era digital ini tidak ada alasan untuk tidak belajar mengenai hal-hal baru. Dengan meningkatkan ilmu, Anda bisa menjadi pemimpin yang baik di industri kreatif 4.0.