8 Kuliner Cirebon yang Siap Menggoyang Lidah, Ada Emping hingga Kue Gapit

foto-reporter

Reporter

foto-reporter

Editor

Silvy Riana Putri

google-image

IKLAN

CANTIKA.COM, Jakarta - Saat jalan-jalan ke Cirebon, jangan lewatkan mencicipi kuliner khasnya. Kota Wali yang berada di jalur pantai utara (Pantura) ini punya pilihan hidangan khas manis hingga gurih. Kuliner ini juga cocok dijadikan oleh-oleh untuk kerabat, Sahabat Cantika. Berikut delapan kuliner Cirebon yang bisa dicoba.

1. Emping Cirebon

Emping goreng Cirebon cukup tebal, kecil, dan memiliki varian rasa yang menggugah selera Anda. Paling favorit dari emping ini adalah varian rasa udang. Namun, jika Anda tidak cukup nyaman menikmati amis udang, maka ada varian rumput laut yang bisa dipilih.

2. Rengginang Terasi Udang

Rengginang memang bukanlah makanan baru karena hampir wilayah strategis seperti Tegal hingga Samarinda memiliki makanan ini sebagai kuliner khas. Namun, ada yang beda dari rengginang Cirebon. Kota ini membuat inovasi beras ketan rengginang dengan campuran terasi udang yang menambah wisatawan penasaran! Varian rasa lainnya adalah cumi, pedas, dan keju.

3. Kerupuk Melarat Sambal Kacang

Kerupuk melarat khas Cirebon dimasak dengan menggunakan pasir khusus, bukan minyak goreng. Kondisi memasak inilah yang menjadi filosofi unik nama kerupuk yang dihasilkan. Kerupuk melarat ini memiliki variasi warna. Jika Anda menyantap secara langsung di pedagang kaki lima, biasanya kerupuk tapioka melarat ini disajikan di atas daun pisang dan ditambahkan siraman bumbu sambal kacang.

4. Kue Gapit

Salah satu kuliner Cirebon telah merambat ke berbagai rasa seperti keju, bawang, kencur, kacang bawang, wijen, cokelat, jahe, dan balado untuk tetap bersaing dengan camilan modern. Kue gapit pipih ini diproses dengan penggapitan pencetak kue yang berupa besi. Anda bisa merasakan bagaimana perbedaan kue gapit dengan kue simping jika langsung berkunjung ke sini.

5. Tape Ketan 

Tape ketan Cirebon sama saja dengan yang akan Anda temui di Kuningan, di mana tape ketan umum difermentasi sekitar 10 hari. Tape yang fermentasinya lebih lama juga disarankan untuk tidak berlebihan dikonsumsi. Sebab, akan menyebabkan Anda seperti orang mabuk. Anda juga bisa sembari bertanya-tanya tentang kematangan tape ketan sebelum membeli jika ingin dibawa mudik.

6. Serabi Cirebon

Umumnya, serabi dipadu dengan cokelat atau nangka seperti Serabi Solo. Namun, di Kota Wali Cirebon serabi lezat tidak semata-mata hasil olahan kelapa parut dan santan. Jika Anda penggemar dage oncom dan orek tempe, maka tentu akan gembira dimanjakan dengan paduan kue serabi gurih ini. Penjual serabi Cirebon pun tetap saja menyediakan serabi varian manis. Untuk menjaga ketradisionalan, serabi dimasak menggunakan tungku tanah liat dan kayu bakar serta wajan serabi dari tanah liat. 

7. Bakpia Atom Kocir

Kuliner khas Cirebon ini memiliki rasa dari olahan daging udang, sosis, dan ikan tuna. Jika Anda lebih menyukai cita rasa orisinal, bakpia merek ini pun menyediakan varian asin dan manis. Anda bisa langsung mengunjungi Cirebon Super Block Mall untuk mendapatkan bakpia lumer Atom Kocir.

8. Jeniper atau Jeruk Nipis Peras

Jeniper adalah singkatan dari jeruk nipis peras. Minuman segar ini cocok Anda nikmati ditempat sambil dicampur es batu yang segar. Umumnya, Jeniper dikemas dalam botol sirup siap saji. Meski demikian, kesegaran minuman khas Cirebon ini sangat mirip sensasi jeruk nipis asli.

Pilihan Editor: 10 Kuliner Khas Sidoarjo, dari Lontong Balap hingga Tahu Tek-Tek

NIA HEPPY | ALFI MUNA SYARIFAH

Halo Sahabat Cantika, Yuk Update Informasi dan Inspirasi Perempuan di Telegram Cantika

Iklan

Berita Terkait

Rekomendasi Artikel

"Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini."