7 Manfaat Minyak Almond untuk Kulit

foto-reporter

Reporter

foto-reporter

Editor

Silvy Riana Putri

google-image
Ilustrasi minyak almond. Foto: Freepik.com/Jcomp

Ilustrasi minyak almond. Foto: Freepik.com/Jcomp

IKLAN

CANTIKA.COM, Jakarta - Seringkali muncul tren minyak alami yang menarik minat komunitas kecantikan. Minyak kelapa menjadi sorotan sejak lama, begitu pula dengan minyak argan dan jojoba juga. Bagaimana dengan minyak almond? Apa saja manfaat minyak almond untuk merawat kulit? Yuk, kita telusuri bersama.

Minyak almond berasal dari kacang almond. Secara historis, minyak padat nutrisi ini telah digunakan oleh sekolah kedokteran Tiongkok Kuno, Ayurveda, Yunani, dan Persia untuk merawat kulit kering.

“Secara struktural, minyak almond praktis dibuat untuk kulit kering. Mengandung asam lemak tingkat tinggi yang dapat meningkatkan fungsi penghalang kulit, dan juga mengandung vitamin D dan E sehingga berfungsi sebagai bahan anti-inflamasi, menenangkan,” kata dokter kulit bersertifikat, Rachel Nazarian, seperti dikutip dari Mind Body Green pada Kamis, 11 Mei 2023.

Ada 2 Jenis Minyak Almond

1. Minyak Almond Manis

Minyak almond manis adalah minyak tetap dan digunakan sebagai emolien dalam produk perawatan kulit, menurut ahli kimia kosmetik bersih dan pendiri Konsultan KKT Krupa Koestline. Bisa dibilang minyak almond manis adalah minyak pembawa, alias bahan dasar yang bisa Anda campurkan dengan minyak esensial saat membuat larutan sendiri.

2. Minyak Almond Pahit

Minyak almond pahit justru sebaliknya. "Minyak almond pahit digunakan sebagai minyak esensial, dan sebagian besar digunakan sebagai bahan wewangian dalam produk," jelas Koestline.

Jadi, manfaat minyak almond yang sedang kita bicarakan adalah minyak almond manis yang digunakan dalam kosmetik untuk manfaat kulit.

Manfaat Minyak Almond untuk Kulit

1. Mengurangi Tekstur Kasar

"Minyak almond adalah emolien yang luar biasa untuk melembutkan dan mengondisikan kulit," kata Koestline. Minyak ini membantu melembutkan kulit di luar, mengurangi tekstur kasar yang dialami banyak orang dengan kulit kering secara teratur.

2. Menyegel Kelembapan

"Sebagai pelembap ringan, minyak almond bertindak sebagai emolien untuk membantu mengisi celah dan celah kulit kasar dan agen oklusif yang menyegel air ke dalam kulit," kata dokter kulit bersertifikat, Brendan Camp.

Inilah salah satu alasan minyak almond berfungsi sebagai alternatif pengganti petrolatum jelly. Kulit lebih permeabel di malam hari, jadi memastikan tidak ada yang masuk atau keluar dengan agen oklusif adalah kuncinya.

3. Mendukung Skin Barrier

Minyak almond membantu memulihkan dan mempertahankan fungsi penghalang kulit atau skin barrier, dan kandungan asam linoleat yang tinggi sangat bagus untuk kulit kering, sensitif, dan rentan eksim, menurut Koestline.

Namun, kemampuan untuk mendukung penghalang kulit merupakan manfaat yang patut diperhatikan untuk semua orang, apa pun jenis kulitnya.

Secara estetika,skin barrier yang sehat akan terlihat kencang, montok, berembun, dan halus. Secara fungsional, pelindung kulit yang sehat akan mampu melawan infeksi dan mencegah bakteri jahat. Singkatnya, merawat skin barrier Anda itu penting, dan minyak almond dapat membantu Anda melakukannya.

4. Bertindak sebagai Antioksidan

"Antioksidan dalam minyak almond, seperti vitamin E, membantu melindungi kulit dari efek radikal oksigen bebas, yaitu molekul oksigen tidak stabil yang dapat merusak struktur sel," jelas Camp.

Radikal bebas bisa berasal dari sinar ultraviolet (UV), polusi lingkungan, stres, dan lainnya. Pertimbangkan minyak almond sebagai satu lapisan perlindungan terhadap stres oksidatif.

5. Meredakan Gatal dan Iritasi

Anda akan sering menemukan minyak almond dalam produk yang dirancang untuk jenis kulit sensitif dan reaktif, dan itu bukan hanya karena aromanya yang menyenangkan.

"Minyak almond dapat mengurangi iritasi kulit," ujar Camp. "Ini mungkin membantu dalam kondisi seperti eksim atau psoriasis karena dapat memperbaiki gejala seperti gatal, bengkak, atau kemerahan," tambahnya.

Namun, jenis kulit ultrasensitif tersebut harus mencari minyak almond biasa dan tetap menggunakan produk lembut bebas pewangi yang mengandung minyak almond untuk menghindari bahan-bahan yang berpotensi mengiritasi lainnya.

6. Memperbaiki Kerusakan Kulit

"Manfaat utama lainnya adalah terbukti memperbaiki beberapa kerusakan akibat sinar UV dari paparan sinar matahari! Meskipun ini bukan pengganti tabir surya, ini adalah pelembap yang memiliki manfaat lebih dari sekedar pelembap," kata Nazarian.

Penelitian telah menunjukkan bahwa minyak almond mampu mencegah kerusakan struktural yang disebabkan oleh radiasi UV serta mengurangi dan memperlambat tanda-tanda photoaging.

7. Mengatasi Bekas Luka dan Stretch Mark

Berkat kandungan vitamin E di dalam minyak almond dapat bermanfaat untuk mencegah dan mengobati jaringan parut. Vitamin, bila digunakan secara topikal, telah terbukti mengurangi munculnya bekas luka, termasuk yang disebabkan oleh jerawat, peregangan, atau pembedahan.

Dan, sementara belum banyak bukti untuk membuktikan efek ini, tapi ada spekulasi bahwa itu mungkin terkait dengan kemampuan anti-inflamasi serta kemampuan untuk membatasi pembentukan bekas luka selama proses penyembuhan.

Selanjutnya, Cara Menggunakan Minyak Almond

Iklan

Berita Terkait

Rekomendasi Artikel

"Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini."