Thalita Latief Idap Tumor Tiroid, Kenali Penyebab dan Gejalanya

Thalita Latief. Instagram.com/@thalitalatief

kesehatan

Thalita Latief Idap Tumor Tiroid, Kenali Penyebab dan Gejalanya

Sabtu, 7 Maret 2020 14:10 WIB
Reporter : Tempo.co Editor : Silvy Riana Putri

CANTIKA.COM, Jakarta - Aktris Thalita Latief mengabarkan dirinya mengidap tumor tiroid grade 4 melalui unggahan video berdurasi 2 menit 20 detik di Instagram pada Jumat, 6 Maret 2020. Ia mengetahui kondisi itu sejak Januari 2020 dan selama ini menjalani sejumlah perawatan.

"Assalamualaikum... Halo semuanya, kali ini aku upload videonya agak berbeda. Tidak seperti biasanya. Mau share sesuatu yang belum pernah aku share sebelumnya. Jadi, aku sakit, teman-teman," ucap istri Dennis Rizky. 

Thalita juga menyebutkan saat kita menyaksikan video tersebut, ia tengah menjalani operasi. Oleh karena itu, ia meminta doa untuk kesembuhannya.

Melansir laman Healthline, kelenjar tiroid adalah bagian dari sistem endokrin. Sistem tersebut menghasilkan hormon yang mengatur fungsi normal tubuh. Tiroid adalah kelenjar kecil berbentuk kupu-kupu di dasar tenggorokan yang memiliki lobus kiri dan kanan.

Tiroid membentuk hormon tiroksin yang membantu tubuh mengatur metabolisme, tekanan darah, detak jantung, suhu tubuh, berat badan.

Siapa saja yang memiliki risiko? Riwayat keluarga, wanita, pernah memiliki riwayat kanker payudara, riwayat paparan radiasi, dan faktor usia.

Pada tahap awal, tumor tiroid tidak memiliki gejala. Tapi ketika mulai memasuki tahap berikutnya, gejala yang muncul antara lain benjolan di tenggorokan, batuk, suara serak, sakit di tenggorokan dan leher, kesulitan menelan, serta pembengkakan kelenjar getah bening di leher.

Jika Anda memiliki gejala seperti di atas berkonsultasilah dengan dokter. 

Kebanyakan orang yang mengalami tumor tiroid akan menjalani operasi pengangkatan seluruh atau sebagian kelenjar tiroid, seperti Thalita Latief. Tanpa kelenjar tersebut, berarti tubuh akan kehilangan kemampuan menghasilkan hormon tiroid secara normal. Namun, hormon ini dapat digantikan dengan suplemen oral. 

EKA WAHYU PRAMITA