Anggun C. Sasmi: Jadi Ibu adalah Hadiah Hidup

foto-reporter

Reporter

foto-reporter

Editor

Silvy Riana Putri

google-image
(kanan ke kiri) Anggun Cipta Sasmi bersama putrinya, Kirana Cipta Montana. Instagram.com/@anggun_cipta

(kanan ke kiri) Anggun Cipta Sasmi bersama putrinya, Kirana Cipta Montana. Instagram.com/@anggun_cipta

IKLAN

CANTIKA.COM, Jakarta - Sebagai ibu, penyanyi Anggun Cipta Sasmi atau Anggun C. Sasmi lebih memilih tak terlalu mengekspos wajah putri satu-satunya, Kirana Cipta Montana di media sosial. Kini, Kirana sapaan akrabnya tengah beranjak remaja.

Pada 2019, Anggun mengunggah foto Kirana tanpa emoji. Di beberapa unggahan selanjutnya, ia membagikan foto utuh Kirana di masa kanak-kanak. Baru-baru ini, Ahad, 1 Maret 2020, ia kembali mengunggah foto kebersamaan dengan putrinya. Di foto tersebut ia tampak mengalungkan lengannya ke leher putrinya saat sedang bersantai.

Pelantun Tua-tua Keladi ini menuliskan pesan cinta kepada putrinya dan perjalanan menjadi ibu di keterangan foto. Ia mengawali tulisannya dengan kalimat, "12 tahun dan sejauh ini baik-baik saja."

"Kirana adalah perempuan yang cantik, kreatif, lucu, menarik dan baik hati. Saya berbicara dengannya dalam bahasa Indonesia. Ia membuat kesalahan kecil dan benar-benar lucu, tetapi ia berbicara dengan lancar yang merupakan tantangan ketika orang sekitarnya berbicara dalam bahasa berbeda. Dan saya salut padanya untuk itu," tulis penyanyi 45 tahun itu.

Sebagai ibu bekerja, Anggun tak menampik bukan hal mudah saat mendampingi masa peralihan putrinya dari anak ke remaja

"Saya seorang ibu bekerja yang sering bepergian, tetapi kami sangat dekat satu sama lain. Saya menjelaskan kepadanya bahwa ia adalah manusia yang paling penting dalam hidup saya. Menjadi seorang ibu memberi saya identitas baru yang indah," lanjut Anggun.

Anggun juga menjelaskan alasan ia tidak berhenti bernyanyi. Sebab profesi itu sudah dijalaninya sebelum menjadi ibu. Ia juga ingin menunjukkan tidak ada yang mustahil dalam mengemban peran ibu sekaligus bekerja, asalkan ada kemauan dan pola yang diterapkan. 

"Saya adalah contoh sosok wanita pertama bagi putri saya. Tugas alami saya untuk menunjukkan padanya model kekuatan, kejujuran, minat, dan kasih sayang. Menjadi seorang ibu adalah hadiah hidup, tetapi bukan berarti aku tidak bisa sakit atau mati," pungkas Anggun mengakhiri keterangannya.

Iklan

Berita Terkait

Rekomendasi Artikel

"Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini."