Maudy Koesnaedi Lebih Sreg Kebaya Klasik Berteman Kain

Maudy Koesnaedi mengenakan kebaya modern rancangan Roemah Kebaya Vielga by Vielga Wenninda saat mengisi acara fashion show kolaborasi Roemah Kebaya Vielga by Vielga Wenninda dan Miss Mysa by Emylia Maisa di Jakarta, Jumat 6 Desember 2019 (TEMPO/Eka Wahyu Pramita)

kecantikan

Maudy Koesnaedi Lebih Sreg Kebaya Klasik Berteman Kain

Sabtu, 7 Desember 2019 08:30 WIB
Reporter : Eka Wahyu Pramita Editor : Silvy Riana Putri

CANTIKA.COM, JAKARTA - Perempuan dan kebaya adalah dua entitas yang tak bisa dipisahkan. Penampilan kebaya acapkali dipilih perempuan dalam momen istimewa, seperti lamaran, pernikahan, wisuda, acara pelantikan jabatan hingga syukuran lahiran anak. Selain beragam pemanfaatan acara, model kebaya pun berkembang dari waktu ke waktu. Meski demikian, aktris Maudy Koesnaedi lebih memilih tampilan kebaya klasik.

Ibu satu putra ini terbilang karib dengan busana kebaya di acara publik, terutama kebaya encim yang khas berwarna cerah. Tentunya hal itu tidak bisa dilepaskan dari perannya sebagai None Jakarta pada 1993 yang masih aktif hingga pemilihan Abang None Jakarta di era milenial.

Selain itu, ia juga terlihat memakai kebaya modern hitam full brokat warna silver saat menghadiri pemutaran film Si Doel the Movie di Amsterdam, Belanda. Maudy pun mengaku gemar memakai kebaya di berbagai occasion baik acara kasual dan formal.

"Aku segala model kebaya, baik yang klasik maupun kontemporer juga suka. Zamannya dulu masih Bu Anne Avantie tiba-tiba bikin kebaya satu lengan yang menjadi pionir, saya juga senang," kata Maudy yang ditemui usai fashion show bertajuk Sound of Nature in Harmony di Jakarta, Jumat 6 Desember 2019.

Maudy Koesnaedi mengenakan kebaya modern rancangan Roemah Kebaya Vielga by Vielga Wenninda saat mengisi acara fashion show kolaborasi Roemah Kebaya Vielga by Vielga Wenninda dan Miss Mysa by Emylia Maisa di Jakarta, Jumat 6 Desember 2019 (TEMPO/Eka Wahyu Pramita)

Lebih detail, istri Erik Meijer menjabarkan ia suka memakai kebaya klasik, kebaya kurung, kebaya panjang yang nantinya disesuaikan dengan acara yang ia datangi. Namun kalau soal padu padan, ia masih menganut paham klasik.

"Saya masih menganut paham klasik sih. Kalau kebaya itu memang saya rasanya lebih nyaman kalau pakai kain, rasanya lebih pas gitu. Kalaupun mau pakai celana, ya disesuaikan dengan kebayanya harus yang modern, imbuh perempuan kelahiran 8 April 1975 ini.

"Saya pribadi kurang setuju sih, kalau pakai kebaya klasik bawahannya jeans. Bukannya enggak boleh pakai celana, tapi kadang-kadang harus dilihat juga model kebayanya," pungkas Maudy Koesnaedi.