Kiat Menjaga Keselamatan Anak di Kolam Renang

foto-reporter

Reporter

foto-reporter

Editor

Yayuk Widiyarti

google-image
Ilustrasi keluarga berenang. jjbpools.com

Ilustrasi keluarga berenang. jjbpools.com

IKLAN

CANTIKA.COM, Jakarta - Kolam renang bisa menjadi tempat yang sangat berbahaya bagi anak-anak. Tenggelam di kolam renang menjadi salah satu penyebab tertinggi kematian anak usia 1 hingga 4 tahun di Amerika Serikat.

"Kebanyakan dari kematian terjadi ketika anak-anak tidak siap untuk berenang atau mereka mendapatkan akses yang tidak terduga ke dalam air," jelas Sarah Denny, dokter anak di unit Pengobatan Darurat di Nationwide Children's Hospital sekaligus ketua Pencegahan Cedera, Kekerasan, dan Keracunan di Akademi Pediatri Amerika untuk wilayah Ohio.

Untuk itu, orang tua tidak boleh lalai dan harus selalu waspada ketika anak berada di sekitar kolam renang, termasuk jika mempunyai kolam renang pribadi di rumah.

Artikel lain:

Waktu yang Tepat Mengajarkan Anak Renang
Manfaat Lain Belajar Renang Sejak Dini Selain Cegah Tenggelam

"Anak-anak secara alami memiliki rasa ingin tahu yang tinggi, itulah sebabnya kita perlu menerapkan strategi pengamanan seperti pagar kolam renang dan kunci pintu," urai Denny.

Mantan perenang Amerika Serikat yang telah meraih 28 medali Olimpiade, termasuk 23 emas, Michael Phelps, sangat menyarankan orang tua memperingatkan anak-anak untuk menjauh dari aliran air dan tidak boleh berenang tanpa didampingi. Phelps sendiri mulai mengajarkan anak-anaknya berenang sejak usia 3 hingga 4 bulan.

Alhasil, putra sulung Phelps, Boomer, yang baru akan genap 3 tahun pada Mei 2019 sudah memperlihatkan kemampuan berenang yang cukup baik.

"Dia sudah menguasai semuanya, mulai dari berenang gaya bebas hingga kupu-kupu," kata Phelps.

AURA

Iklan

Berita Terkait

Rekomendasi Artikel

"Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini."