Kekurangan Air Ketuban, Asri Welas Cemas Menjelang Melahirkan

foto-reporter

Reporter

foto-reporter

Editor

Yayuk Widiyarti

google-image
Asri Welas dan suaminya. Instagram.com/@asri_welas

Asri Welas dan suaminya. Instagram.com/@asri_welas

IKLAN

CANTIKA.COM, Jakarta - Artis Asri Welas mengunggah video curhat menjelang kelahiran anak ketiga, yang lahir Senin, 15 April 2019. Dalam video itu, Asri terlihat menangis menceritakan kondisinya. Ternyata hal itu dipicu si anak yang harus lahir lebih cepat dari prediksi.

"Kemarin memang sempat meng-upload kesedihan, biasalah ibu-ibu kalau namanya kehamilan sesuai prediksi artinya bayinya matang. Kalau lebih maju berarti ada apa-apa. Makanya yang kemarin sampai berlinang air mata," ungkapnya.

Lebih lanjut, Asri menceritakan kronologi yang menyebabkan dirinya harus menjalani persalinan lebih cepat dari prediksi. Sebelumnya, ia menderita diare sehingga kekurangan banyak cairan.

Artikel terkait:
Asri Welas Ingatkan Anak Tidak Kebablasan Gunakan Bahasa Inggris
Asri Welas Lebih Hati-hati dan Rajin Periksa di Hamil Anak Ketiga

"Yang keluar tuh air. Waktu itu Asri menjaga makan untuk tidak jajan. Tapi yang namanya stamina, memang terus terang ada beberapa film yg keluar, aktivitasnya menjadi banyak," ujarnya.

Khawatir dengan kondisi jabang bayi, Asri pun memeriksakannya ke dokter. Dari situ diketahui hampir 50 persen air ketubannya berkurang karena diare yang diderita.

"Tapi ini masih bisa diusahakan, kata dokter tunggu lima hari. Kalau kenapa-kenapa harus dioperasi, ternyata pas hari Jumat periksa lagi, kata dokter harus masuk sekarang juga karena suplai makanannya cuma bisa ke otak, enggak bisa ke badan. Itu nanti bisa berhenti suplainya. Kalau berhenti kan bayinya enggak bisa ketolong, ya akhirnya diputuskan," imbuhnya.

Meski begitu ia bersyukur anak ketiganya lahir dalam kondisi sehat tanpa kurang apa pun. Apalagi anak yang diberi nama Renzo Gibrar Ridha Rahardja itu sudah mendapat asupan ASI yang cukup.

TABLOIDBINTANG

Iklan

Berita Terkait

Rekomendasi Artikel

"Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini."