Pakar Ungkap Bahaya Televisi di Kamar Anak

Ilustrasi anak menonton televisi. Shutterstock.com

keluarga

Pakar Ungkap Bahaya Televisi di Kamar Anak

Selasa, 19 Maret 2019 07:24 WIB
Reporter : Tabloid Bintang Editor : Yayuk Widiyarti

CANTIKA.COM, Jakarta - Penelitian di Universitas Montreal, Kanada, mengungkap fakta bahwa keberadaan televisi di kamar tidur dapat memberikan efek negatif pada perkembangan fisik dan mental anak hingga masa remaja. Acara televisi yang menarik secara visual akan sangat mudah mengalihkan perhatian anak dan mengikat mereka sehingga anak betah duduk berjam-jam.

“Dengan perhatian mereka yang dialihkan, anak-anak berisiko tidak melakukan interaksi fisik dan sosial yang cukup untuk mendorong perkembangan fisik dan sosial-emosional yang tepat,” urai Linda Pagani, Ph.D., psikolog dari Universitas Montreal yang menulis penelitian tersebut.

Baca juga:Iklan BlackPink, Kata Psikolog Dampak Siaran Televisi pada Anak Anak Makan Sambil Main Gawai dan Nonton TV, Awas Obesitas

Dorongan untuk menonton acara televisi dan kenyamanan di kamar tidur membuat anak malas bergerak sehingga mempengaruhi peningkatan berat badan di atas rata-rata. Iklan makanan yang berseliweran di televisi juga mempengaruhi pola makan tidak sehat sehingga anak lebih tertarik mengonsumsi makanan cepat saji, makanan ringan tinggi kalori, hingga minuman dengan pemanis buatan yang iklannya mereka saksikan setiap hari. Tidak heran jika keberadaan televisi di kamar dikaitkan dengan kebiasaan makan tidak sehat dan obesitas.

Di samping itu, konten-konten acara televisi yang tidak sesuai dengan usia anak, misalnya mengandung adegan kekerasan, yang ditonton karena lepas dari pengawasan orang tua juga mempengaruhi tingkat tekanan emosional yang lebih tinggi, gejala depresi, hingga agresi fisik pada anak. Ini sebabnya Akademi Pediatrik Amerika membuat pedoman mengenai zona bebas layar di rumah dengan menyertakan kamar tidur dan meja makan sebagai zona bebas layar.

“Dan penelitian kami mendukung pedoman orang tua tentang ketersediaan dan aksesibilitas televisi dan perangkat lainnya di rumah,” jelas Pagani.

AURA