Malas Bangun dan Bergerak saat Hujan, Awas Depresi

foto-reporter

Reporter

foto-reporter

Editor

Yayuk Widiyarti

google-image
Ilustrasi tidur. Shutterstock

Ilustrasi tidur. Shutterstock

IKLAN

CANTIKA.COM, Jakarta - Hawa dingin saat musim hujan sering membuat kita ingin berlama-lama di tempat tidur dan malas melakukan aktivitas. Namun, bermalas-malasan di tempat tidur saat musim hujan bisa dikaitkan dengan gejala seasonal affective disorder (SAD). 

SAD sendiri merupakan gangguan kesehatan yang berhubungan dengan mental atau biasa disebut depresi ringan. Norman Rosenthal, MD, profesor psikiatri klinis di Georgetown University School of Medicine di Amerika Serikat mengungkapkan bahwa memilih tidur sepanjang hari saat hujan tak baik untuk kesehatan.

Artikel lain:

Musim Hujan Baju Susah Kering, Lakukan 4 Cara Ini
Musim Hujan, Simak Tips Keringkan Barang Basah

"Jika memutuskan untuk tidur lagi, itu adalah hal terburuk yang Anda lakukan. Lebih baik lakukan hal sebaliknya, yaitu mendapatkan cahaya, bangun dari tempat tidur, dan lebih aktif," ungkapnya, seperti dilansir dari Health.

Meskipun demikian, SAD sebenarnya dapat diatasi dengan cara yang cukup mudah, seperti terapi dengan cahaya. Cahaya matahari, terutama saat pagi hari, diyakini dapat meningkatkan suasana hati.

Baca juga:

4 Pilihan Busana yang Cocok di Musim Hujan
Musim Hujan Ada Jas Hujan Payung, Praktis dan Tetap Modis

Selain matahari, orang juga bisa menggunakan cahaya lampu jika sinar matahari terasa kurang saat musim hujan. Selain terapi cahaya, rutin berolahraga juga dapat membantu mengatasi gejala depresi ringan. Melakukan berbagai gerakan olahraga secara berulang-ulang dianggap bisa meningkatkan kadar neurotransmiter di otak.

TEEN

Iklan

Berita Terkait

Rekomendasi Artikel

"Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini."