Jaga Kesehatan Mulut Sejak Dini, Investasi Sehat Seumur Hidup

foto-reporter

Reporter

foto-reporter

Editor

Yunia Pratiwi

google-image
Ilustrasi gigi susu. shutterstock.com

Ilustrasi gigi susu. shutterstock.com

IKLAN

CANTIKA.COM, JakartaKesehatan mulut pada masa kecil membantu meningkatkan kesehatan seumur hidup. Karena itu, mengajarkan anak mengenai betapa pentingnya menjaga kebersihan mulut dari usia 1 tahun akan membantu meningkatkan kesehatan mereka sampai mereka tua.

Mengutip laman Aiken Standard, dokter gigi anak Rocky Napier, mengatakan mulut yang sehat memiliki dampak positif pada kesehatan tubuh secara keseluruhan. “Kita mulai menyadari pentingnya memiliki kebiasaan memiliki mulut yang sehat sejak anak-anak karena akan membawa dampak kesehatan secara umum seumur hidup,” ujar Rocky Napier.

Artikel lainnya:

7 Kesalahan Sikat Gigi yang Bikin Gigi Rusak 
Puasa tapi Berat Badan Malah Naik, Apa yang Salah?


Kurangi Risiko Penyakit Jantung dengan Makan 1 Butir Telur Sehari

Menurut Napier cara menjaga kebersihan dan kesehatan mulut juga bukan suatu hal yang sulit. Hal terpenting yang perlu diajarkan adalah untuk membuat kebiasaan membersihkan mulut, dan dengan makan yang baik. Pola makan dan nutrisi yang baik dari sejak kecil, seperti minum cukup air dan makan makanan yang mengurangi dampak kegemukan dan diabetes, akan membantu mengurangi masalah kesehatan secara umum.

Karena itu, merawat kesehatan mulut memiliki dampak pada cara merawat kesehatan tubuh kita secara keseluruhan.  Selain itu, belajar mengenai cara menjaga kesehatan mulut dari sejak kecil akan mengurangi masalah kesehatan lain.

“Perawatan kesehatan, termasuk perawatan gigi, dapat menjadi sangat mahal jika diabaikan untuk jangka waktu yang lama" kata Rocky Napier. Kebiasaan menjaga kesehatan mulut akan meningkatkan kebiasaan untuk menjaga kesehatan secara umum.

Iklan

Berita Terkait

Rekomendasi Artikel

"Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini."