Jenis Sayur Dominan Air, Cocok buat Sahur dan Buka Puasa

foto-reporter

Reporter

foto-reporter

Editor

Rini Kustiani

google-image
Ilustrasi makan sayuran. shutterstock.com

Ilustrasi makan sayuran. shutterstock.com

IKLAN

CANTIKA.COM, Jakarta - Satu hal yang paling dikhawatirkan saat puasa adalah dehidrasi. Dehidrasi merupakan kondisi ketika tubuh kekurangan cairan sehingga mengganggu metabolisme. Beberapa tanda ketika seseorang terkena dehidrasi adalah kehausan, warna urine lebih pekat, mulut kering dan lengket, mudah mengantuk, cepat lelah, sakit kepala, sampai sembelit.

Baca juga:

2 Cara Wanda Hamidah agar Anak Tertarik Puasa

Puasa Ramadan, Rossa Berbagi Tips Jaga Kesehatan Ibu dan Anak

Dehidrasi bisa diatasi dengan minum. Para ahli menyarankan minum air putih sebanyak 8 gelas sehari dan lebih baik jika lebih banyak lagi. Selain minum, kebutuhan air pada tubuh juga bisa dipenuhi melalui beberapa jenis sayuran yang tinggi kandungan air.

Mengutip situs Health, sekitar 20 persen dari asupan air harian berasal dari makanan padat, terutama buah dan sayur. Berikut daftar sayuran yang sebaiknya dikonsumsi saat sahur dan buka puasa agar terhindar dari dehidrasi.

# Mentimun
Ilustrasi tonik mentimun. cooking.nytimes.com

Mentimun merupakan sayuran yang memiliki kadar air tertinggi, yaitu 96,7 persen. Supaya tambah lezat saat disantap, kamu bisa mencampurkan mentimun dengan yoghurt tanpa lemak, mint, dan es batu.

# Seledri
Ilustrasi Seledri. organicfacts.net
Seledri memiliki kadar air sebanyak 95,4 persen, adapun kandungan kalorinya hanya 6 kalori per tangkai. Sayuran ini juga mengandung folat dan vitamin A, C, dan K. Berkat kandungan airnya yang tinggi, seledri mampu menetralisir asam lambung.

Artikel lainnya:
Resep Masakan Sebelum Puasa, Coba Rolade dari Chef Steby Rafael

# Tomat
Ilustrasi jus tomat. worldlifestyle.com
Tomat memiliki kadar air sebanyak 94,5 persen. Tomat dapat dijadikan campuran sup atau dimakan langsung.

# Paprika
TEMPO/Iqbal Lubis
Paprika hijau memiliki kandungan air sebanyak 93,9 persen, lebih tinggi dibanding paprika merah dan kuning. Paprika merah dan kuning mengandung 92 persen air. Paprika hijau mengandung banyak antioksidan sama seperti saudara mereka yang sedikit lebih manis.

CANDRIKA RADITA PUTRI

Iklan

Berita Terkait

Rekomendasi Artikel

"Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini."