Kasus Dhawiya Elvy Sukaesih, 3 Langkah Jika Anak Kena Narkoba

foto-reporter

Reporter

foto-reporter

Editor

Rini Kustiani

google-image
Artis Dhawiya putri dari ratu dangdut Elvy Sukaesi saat pengungkapan dugaan penyalahgunaan dan kepemilikan sabu di Direktorat Narkoba Polda Metro Jaya, 17 Februari 2018. Dhawiya ditangkap di rumahnya ibunya, Elvy Sukaesi bersama pacarnya Muhammad dan kakaknya Syehan serta istrinya Chauri Gita yang tengah hamil 6 bulan. TEMPO/Nurdiansah

Artis Dhawiya putri dari ratu dangdut Elvy Sukaesi saat pengungkapan dugaan penyalahgunaan dan kepemilikan sabu di Direktorat Narkoba Polda Metro Jaya, 17 Februari 2018. Dhawiya ditangkap di rumahnya ibunya, Elvy Sukaesi bersama pacarnya Muhammad dan kakaknya Syehan serta istrinya Chauri Gita yang tengah hamil 6 bulan. TEMPO/Nurdiansah

IKLAN

CANTIKA.COM, Jakarta - Polisi menangkap tiga anak Elvy Sukaesih, Dhawiya Zaida, Syehan, dan Ali Zaenal Abidin karena menyalahgunakan narkoba. Selain mereka bertiga, polisi juga menangkap kekasih Dhawiya, Muhammad dan istri Syehan, Chauri Gita. Sejak ditangkap pada Jumat, 16 Februari 2018, Elvy Sukaesih belum menjenguk anak-anaknya itu di tahanan Polda Metro Jaya.

Baca juga:
Kasus Anak Elvy Sukaesih, Cegah Pemakaian Narkoba sejak Dini

Psikolog Ayoe Sutomo mengatakan orang tua pasti syok jika terjadi sesuatu yang buruk pada anak-anaknya. Ketika sadar anaknya adalah pengguna narkoba, tentunya orang tua akan menghadapi tahapan yang berat untuk menerima kondisi itu. Setiap orang memiliki reaksi yang berbeda saat mengetahui anaknya terjerat narkoba.

“Saat orang tua ada di posisi yang berat itu, reaksi pertama yang seringkali muncul adalah penyangkalan. ‘Mana mungkin? Anak saya baik, hubungan kami baik’. Tapi itu adalah proses yang wajar,” kata Ayoe Sutomo, Sabtu 17 Februari 2018. Setelah itu, orang tua juga akan bertanya, "kenapa anak saya? Padahal dia sudah diajarkan hal-hal yang baik, dan sebagainya."

Elvy Sukaesih. TEMPO/Nurdiansah

Ketika mengetahui anak menggunakan narkoba, Ayoe Sutomo menjelaskan, ada 3 langkah yang mesti dilakukan orang tua : penerimaan, mencari solusi bersama, menunjang proses penyembuhan. Ketika anak dinyatakan positif menggunakan narkoba, maka suka atau tidak orang tua harus menerima fakta tersebut.

Dalam tahap ini, tak perlu lagi menyalahkan anak apalagi mencari siapa biang keladinya. Langkah kedua adalah mencari solusi bersama anak untuk mengatasi ketergantungan narkoba. "Orang tua dan anak bergandengan tangan untuk keluar dari masalah," ucap Ayoe.

Ketiga, orang tua tetaplah bersama anak karena mereka membutuhkan dukungan dan perlindungan untuk menjalani pemulihan dan gaya hidup positif. Orang tua juga bisa meminta bantuan profesional untuk membantu pemulihan anak mereka. Meski mungkin rasa kesal atau kecewa masih ada, Ayoe Sutomo mengatakan, orang tua jangan sampai meninggalkan anak dalam kondisi yang sulit.

Iklan

Berita Terkait

Rekomendasi Artikel

"Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini."