Bella Hadid Buka Rahasia Kebugaran Tubuh, Pantang Ponsel

foto-reporter

Reporter

foto-reporter

Editor

Rini Kustiani

google-image
Model Bella Hadid, berjalan di catwalk saat memperagakan koleksi pakaian musim dingin Dsquared2 dalam acara Milan Fashion Week, Italia, 14 Januari 2018. AP

Model Bella Hadid, berjalan di catwalk saat memperagakan koleksi pakaian musim dingin Dsquared2 dalam acara Milan Fashion Week, Italia, 14 Januari 2018. AP

IKLAN

CANTIKA.COM, Jakarta - Bella Hadid menjadi model untuk berbagai rumah mode yang menggelar fashion show dalam New York Fashion Week. Selama acara berlangsung pada 8-16 Februari 2018, Bella tampil hampir setiap hari dan mesti bersiap mengenakan busana apa pun beserta aksesorinya.

Baca juga:
Kunci Sukses Jadi Model dari Ibu Gigi Hadid, Yolanda Hadid

Setiap busana rancangan para desainer ternama itu memiliki tantangan berbeda-beda ketika mengenakan dan membawakannya di sepanjang catwalk. Bella harus tetap tenang serta berstamina ketika menampilkan berbagai karya para perancang busana itu.

Dilansir dari Vogue, model berusia 21 tahun ini punya resep agar tenang dan menjaga kebugarannya. Beberapa resepnya adalah meditasi, minum kopi, jauhi ponsel di saat tertentu, juga bantuan dari kristal.

Model Bella Hadid tampil dalam acara peragaan busana Victoria's Secret di Mercedes-Benz Arena, Shanghai, Cina, 20 November 2017. AP/Andy Wong

Sesibuk apa pun, Bella tidak langsung mengecek ponselnya ketika bangun tidur. Bella memilih bersantai sejenak, kemudian bermeditasi. "Saya bermeditasi selama 10 menit sebelum memulai hari,” tuturnya.

Ketika bermeditasi, Bella menggunakan kristal kuarsa yang diyakini memiliki efek pemulihan. "Kristal memiliki energi kuat membantu orang merasa tenang," ucapnya.

Setelah itu, ia minum kopi. Di sela aktivitasnya, Bella juga rutin minum vitamin demi meningkatkan daya tahan tubuh.

Iklan

Berita Terkait

Rekomendasi Artikel

"Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini."