Tips Berpikir Kritis ala Presiden Direktur dan CEO Bank OCBC NISP, Parwati Surjaudaja

foto-reporter

Reporter

foto-reporter

Editor

Ecka Pramita

google-image
Presdir dan CEO Bank OCBC NISP, Parwati Surjaudaja/Foto: Instagram: Parwati Surjaudaja

Presdir dan CEO Bank OCBC NISP, Parwati Surjaudaja/Foto: Instagram: Parwati Surjaudaja

IKLAN

CANTIKA.COM, Jakarta - Di tengah kesibukannya memimpin Bank OCBC NISP, Parwati Surjaudaja kerap memberikan tips kepemimpinan. Mulai dari pengalamannya menjadi CEO selama 15 tahun hingga refleksi tahunan. 

Salah satunya yang pernah dibagikan di laman Instagram ialah bagaimana tips berpikir kritis. Menurut Parwati, saat ini kita berada di era infodemik, di mana banyak informasi yang beredar tapi sulit dipastikan kredibilitasnya. Hal ini membuat kemampuan critical thinking menjadi sesuatu hal yang krusial ketika kita melihat satu hal atau satu ide. Kita tidak serta merta menerima atau menolak, tapi sebaiknya kita dig deeper untuk menemukan alasan rasional dan objektif di baliknya.

"Salah satu cara yang bisa kita lakukan untuk melatih hal ini adalah dengan banyak bertanya, sayangnya jangankan banyak bertanya, berani bertanya saja sering masih menjadi kendala baik dalam pekerjaan maupun kehidupan sehari-hari. Berikut berbagai hal yang saya pelajari lewat pengalaman saya untuk bisa membudayakan berani bertanya sehingga kemampuan untuk berpikir kritis bisa semakin terasah," tulis ibu empat anak ini. 

Berikut sederet tips berpikir kritis yang dibagikan Parwati Surjaudaja:

1. Dibiasakan Sejak Dini 

Kebiasaan berani bertanya ini merupakan sesuatu yang harus dimulai dari lingkungan keluarga. Sebagai orang tua, hal terbaik yang bisa kita lakukan adalah membiarkan anak-anak mengajukan pertanyaan based on their curiosity. 

Selain meningkatkan kemampuan berpikir mereka, hal ini juga akan memacu kita untuk membekali diri agar bisa memberikan jawaban terbaik. 

2. Mencari Kejelasan, Bukan Kejelekan 

Berani bukan berarti sporadis. Ketika kita berusaha menggali lebih dalam, secara logis dan rasional serta niatkan hati bahwa pertanyaan yang kita ajukan semata-mata untuk mencari kejelasan. Bukan untuk meninggikan diri atau menjatuhkan orang lain dengan pertanyaan-pertanyaan kita. 

3. Sampaikan dengan Santun

Penerimaan orang lain bisa berbeda-beda, termasuk saat kita menyampaikan pertanyaan yang sebenarnya bisa menambah value dari ide yang di-share.  Karenanya, mari biasakan diri untuk selalu menggunakan kata-kata santun dan tanpa tendensi negatif, agar kita bisa mendapat jawaban yang tepat. 

Bagaimana, apakah menginspirasi Sahabat Cantika?

Pilihan Editor: Cara Presdir Bank OCBC NISP, Parwati Surjaudaja Bangun Kedekatan dengan Anak-anaknya

Halo Sahabat Cantika, Yuk Update Informasi dan Inspirasi Perempuan di Telegram Cantika

Iklan

Berita Terkait

Rekomendasi Artikel

"Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini."