Diet Vegan Belum Tentu Cocok untuk Semua Orang, Simak Penjelasan Ahli

foto-reporter

Reporter

foto-reporter

Editor

Ecka Pramita

google-image
ilustrasi vegan atau sayur (pixabay.com)

ilustrasi vegan atau sayur (pixabay.com)

IKLAN

CANTIKA.COM, Jakarta - Tahun baru, banyak orang yang ingin memulai hal baru termasuk gaya hidup. Salah satunya adalah gaya hidup diet vegan dengan total menghindari produk-produk hewani.

Apapun alasannya untuk menjadi vegan, mengubah gaya hidup pasti ada tantangannya. Jika dijalani sembarangan, gaya hidup vegan bisa berakhir di rumah sakit karena kurang gizi. Karena itu, butuh pengetahuan dan persiapan yang matang untuk menjadi vegan. Berikut sarannya.

1. Diet vegan tak cocok buat semua orang 

"Menjalani diet vegan akan lebih menantang pada orang yang sudah diharuskan menjaga pola makan," kata  Alexa Bickhart, pakar diet di Pusat Medis New York-Presbyterian/Weill Cornell, kepada HuffPost. 

Contohnya, menjadi vegan tak cocok buat penderita penyakit celiac yang harus menghindari gluten atau mereka yang punya masalah pencernaan karena tak cocok dengan pola makan tinggi serat. Bahkan, orang yang tak suka sayuran pun akan kesulitan menjadi vegan.

2. Perlu banyak mempelajari label makanan

Anda tak termasuk orang dengan alergi atau pembatasan lain, boleh makan apa saja yang disukai tanpa khawatir, Anda tetap harus mempelajari label produk makanan karena tak semua ramah vegan. 

3. Diet vegan tak selalu sehat atau tak sehat

Ada sisi positif menjadi vegan, misalnya tidak makan daging merah atau olahan yang sering dikaitkan dengan risiko kanker tertentu. Diet vegan disebut bisa menurunkan risiko penyakit jantung dan juga diklaim bisa mencegah atau mengontrol diabetes tipe 2. Tapi bila bergaya hidup vegan dengan sering memakan kentang goreng dan minum soda, yang tak termasuk larangan, maka pola hidup ini pun jadi tak sehat.

4. Jangan hanya terpaku pada salad

Banyak makanan enak dan sehat jadi hanya makan satu jenis makanan tertentu pasti akan membosankan, meski bergizi. Jadi, jangan hanya terpaku pada salad sayuran karena Anda vegan. Coba berbagai variasi resep masakan dengan sumber nabati.

5. Minum suplemen

Penganut pola makan vegan berisiko kekurangan vitamin B12 yang bersumber dari makanan produk hewani. Untuk mengatasinya, Anda perlu minum suplemen.

6. Tetap fleksibel

Vegan memang gaya hidup yang menghindari makanan yang bersumber hewani, apalagi jika pemikirannya berdsara penyiksaan dan eksploitasi binatang. Namun jangan pula terlalu ketat, Anda tetap bisa bersikap fleksibel, misalnya mengonsumsi madu. Namun semua keputusan tentu berada di tangan Anda. 

Pilihan Editor: Anak Mau Diet Vegan? Pastikan Kandungan Gizinya Terpenuhi

YAYUK WIDIYARTI

Halo Sahabat Cantika, Yuk Update Informasi dan Inspirasi Perempuan di Telegram Cantika

Iklan

Berita Terkait

Rekomendasi Artikel

"Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini."