Organisasi Miss Universe Hapus Batas Usia Peserta, Ini Kata R'Bonney Gabriel

foto-reporter

Reporter

foto-reporter

Editor

Silvy Riana Putri

google-image
Miss Universe 2022, R'Bonney Gabriel. Instagram.com/@missuniverse

Miss Universe 2022, R'Bonney Gabriel. Instagram.com/@missuniverse

IKLAN

CANTIKA.COM, Jakarta - Ada perubahan signifikan terkait usia peserta di organisasi Miss Universe. Kontes ratu sejagad yang berdiri sejak 1952 itu menghapus batasan usia maksimum bagi peserta untuk kali pertama dalam sejarahnya. Sebelumnya ditetapkan batas atas usia peserta Miss Universe 28 tahun.

Hal itu diungkap oleh Miss Universe 2022 R'Bonney Gabriel selama pertunjukan "Beauty Pageant" Tanner Fletcher di New York Fashion Week musim semi ini. Menurut R'Bonney Gabriel, penghapusan batasan usia tersebut merupakan sebuah langkah inovatif. Dia diketahui sebagai Miss Universe tertua yang pernah dinobatkan memecahkan rekor sebelumnya. Saat ini, perempuan berdarah Filipina-Amerika itu berusia 29 tahun.

“Usia bukanlah penghalang bagi kemampuan wanita untuk bersaing dan meraih kehebatan,” kata R'Bonney kepada wartawan di New York Fashion Week dikutip dari Hindustan Times, Kamis, 14 September 2023.

"Ada sekelompok perempuan berani yang bertanggung jawab di sini, dan tahukah Anda, banyak orang cenderung mengikuti apa yang kami lakukan, senang rasanya menjadi pembawa standar dan saya bangga kami bisa melakukan itu," jelasnya.

Penghapusan Batasan Usia Maksimum Peserta Miss Universe Mewakili Keberagaman

Perubahan peraturan batas usia maksimum peserta mewakili komitmen terhadap keberagaman dan menetapkan tolok ukur baru bagi kontes kecantikan di seluruh dunia pada tahun 2024. Namun, untuk dapat berkompetisi, kontestan harus berusia minimal 18 tahun. Organisasi Miss Universe menerapkan modifikasi ini sebagai bagian dari komitmen berkelanjutannya terhadap keberagaman.

Anne Jakkaphong Jakrajutatip, seorang pengusaha transgender yang membeli Organisasi Miss Universe seharga USD20 juta (sekitar Rp308 miliar berdasarkan kurs saat artikel ditayangkan) tahun lalu dari Donald Trupm, dipuji atas pertumbuhan pesat organisasi tersebut.

Dalam ajang Miss Universe 2023 pada November mendatang, kepemimpinan transformatifnya menghasilkan penghapusan pembatasan terhadap kontestan yang sudah menikah, bercerai, dan hamil, sehingga semakin memperkuat komitmen untuk merangkul keberagaman atau inklusi.

R'Bonney Soal Fashion Berkelanjutan

Selain mendukung inklusi usia, R'Bonney ingin memimpin perubahan secara berkelanjutan. Sebagai pendiri perusahaan pakaian berkelanjutan bertajuk R'Bonney Nola, dia secara agresif menggunakan bahan daur ulang dan mempromosikan sektor desain yang lebih ramah lingkungan. Gabriel berkomitmen untuk melanjutkan dialog dan meningkatkan kesadaran di bidang penting ini setelah pemerintahannya.

Di masa mendatang, dia berencana untuk melanjutkan perannya dalam mengembangkan merek yang berfokus pada keberlanjutan, menyoroti kontribusi signifikan yang dia harapkan setelah masa jabatannya sebagai Miss Universe berakhir.

Dengan penghapusan batas usia atas peserta, Organisasi Miss Universe menetapkan standar baru dan menyatakan bahwa pemberdayaan tidak mengenal batas dan kecantikan tidak mengenal usia.

Pilihan Editor: Tekad Puteri Indonesia 2022 Laksmi Deneefe di Miss Universe 2022

HINDUSTAN TIMES

Halo Sahabat Cantika, Yuk Update Informasi dan Inspirasi Perempuan di Telegram Cantika

Iklan

Berita Terkait

Rekomendasi Artikel

"Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini."