10 Penyebab Ruam Ketiak dan Cara Mengatasinya

foto-reporter

Reporter

foto-reporter

Editor

Silvy Riana Putri

google-image
Ilustrasi kulit ketiak. Freepik.com/8photo

Ilustrasi kulit ketiak. Freepik.com/8photo

IKLAN

6. Kurap

Kurap merupakan salah satu jenis infeksi jamur yang bisa terjadi di ketiak akibat kelembapan yang terperangkap, jelas Goldbach. Bentuknya menyeruai plakat cincin yang berbatas tegas dengan batas merah. Perawatan biasanya mencakup penggunaan antijamur topikal.

7. Candida

Ini adalah jenis infeksi jamur lain, namun disebabkan secara khusus oleh jamur candida. Ini akan terlihat seperti plak merah dengan lesi kecil berwarna merah di dekatnya, kata Song.

Namun, terkadang hanya terlihat seperti ruam parah yang tidak merespons pengobatan biasa, sehingga Anda sebaiknya menemui dokter, saran Goldbach. Sekali lagi, antijamur topikal biasanya digunakan, seperti halnya bubuk atau pil, namun menjaga area tersebut tetap bersih dan kering juga membantu, catatnya.

8. Efek Pengobatan Kanker

“Pengobatan kanker terkadang dapat menyebabkan ruam yang disebut eritema toksik akibat kemoterapi,” jelas Song. Penyakit ini dapat memengaruhi tangan, kaki, dan lipatan kulit termasuk ketiak, dan muncul dalam bentuk plak merah dan lembut serta lepuh. Krim anti-inflamasi adalah pengobatan yang biasa dilakukan, dan berpotensi, dalam kasus yang parah, steroid oral, tambahnya.

9. Jerawat Inversa

Juga dikenal sebagai hidradenitis supertiva, jerawat inversa adalah kelainan peradangan kronis yang mempengaruhi folikel rambut. Penyakit ini dapat terjadi di semua lipatan kulit dan muncul dengan bisul berulang, jaringan parut, dan saluran sinus di bawah kulit, kata Song. Jika mengalami ini, para ahli mengatakan kondisi ini sulit untuk diobati dan sangat memerlukan bantuan dokter kulit.

10. Eritrasma

Menurut Goldbach, eritrasma adalah suatu bentuk infeksi bakteri yang terutama terjadi pada ketiak. Ini muncul sebagai bercak merah hiperpigmentasi atau hipopigmentasi dengan skala minimal, serta potensi gatal, tambah Song, yang mencatat bahwa penyakit ini dapat diobati dengan sabun dan krim antibakteri topikal.

Banyak kondisi yang dapat menyebabkan ruam ketiak, jadi jika Anda merasa tidak nyaman di area tersebut, ada baiknya Anda membuat janji temu dengan dokter kulit untuk membantu mengetahui penyebabnya dan pengobatan terbaik. Meskipun demikian, menjaga ketiak Anda tetap bersih dan kering serta menggunakan deodoran bebas pewangi adalah tips bagus yang dapat membantu secara menyeluruh.

Pilihan Editor: 7 Alasan Ketiak Tetap Bau Tak Sedap Padahal Sudah Mandi

BYRDIE

Halo Sahabat Cantika, Yuk Update Informasi dan Inspirasi Perempuan di Telegram Cantika

Halaman

Iklan

Berita Terkait

Rekomendasi Artikel

"Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini."