5 Asupan Pengganti bagi Pengidap PCOS, Susu Almond dan Cokelat Hitam

foto-reporter

Reporter

foto-reporter

Editor

Ecka Pramita

google-image
Ilustrasi susu almond. (The Spruce Eats)

Ilustrasi susu almond. (The Spruce Eats)

IKLAN

CANTIKA.COM, Jakarta - Merujuk studi, PCOS mempengaruhi satu dari setiap lima wanita di seluruh dunia. Ini adalah kondisi endokrin yang sebagian besar menyerang wanita usia reproduksi. Hal ini terjadi ketika hormon progesteron dan estrogen tidak seimbang, yang sering kali menyebabkan peningkatan hormon estrogen. Selain itu, PCOS meningkatkan kadar hormon insulin dalam darah, sehingga meningkatkan risiko obesitas. Lonjakan insulin juga menjadi penyebab peningkatan hormon testosteron, yang dapat menyebabkan jerawat dan hirsutisme. 

Beberapa gejala PCOS yang secara umum dirasakan adalah ketidakteraturan menstruasi, ketidaksuburan, perubahan suasana hati, kesedihan, dan penambahan berat badan. Beberapa penelitian telah membuktikan secara luas bahwa PCOS dapat ditangani dengan kombinasi penyesuaian pola makan dan aktivitas fisik, dan dalam keadaan tertentu, pengobatan bahkan mungkin tidak diperlukan untuk mulai mengobati penyakit tersebut. 

Pola makan Anda mempunyai pengaruh besar terhadap cara pengobatan PCOS karena membantu menurunkan resistensi insulin, mengatasi kekurangan nutrisi, memastikan pengurangan lemak, meredakan masalah suasana hati, dan meningkatkan kualitas tidur. 

Membuat beberapa perubahan sederhana pada makanan yang Anda pilih akan membantu mengatasi gejala tanpa memaksa Anda untuk mengikuti diet ketat. 

1. Gantikan susu dengan minuman nabati

PCOS disebabkan oleh peradangan, yang kadang-kadang disebabkan oleh susu. Pada saat seperti ini, beralih ke minuman nabati seperti minuman kedelai dan almond akan menjadi pilihan yang bagus. Minuman yang terbuat dari tumbuhan bersifat vegan dan bebas kolesterol. Pertimbangkan minuman nabati sebagai pengganti teh dan kopi, atau tambahkan ke smoothie atau mangkuk pagi hari. Seperti susu almond yang juga bisa menjadi camilan jam 4 sore yang enak.

2. Gunakan biji-bijian utuh sebagai pengganti tepung olahan

Wanita penderita PCOS sering kali menghindari gluten karena menyebabkan peradangan. Namun, pilihan pengganti gluten dapat dibuat setelah berkonsultasi dengan ahlinya. Sebaliknya, vitamin B kompleks, serat, selenium, dan kromium dalam biji-bijian, millet, quinoa, dan beras dapat mendorong kesehatan yang prima jika Anda menggantinya dengan roti putih dan produk roti.

3. Ganti minyak goreng tak jenuh tunggal

Asam lemak tak jenuh ganda dan minyak olahan seperti bunga matahari dan safflower, diketahui memperburuk peradangan dalam tubuh. Oleh karena itu, campurkan dengan minyak MUFA (asam lemak tak jenuh tunggal) seperti minyak zaitun, wijen, kacang tanah, atau mustard. Minyak kelapa murni, yang kaya akan asam laurat, dapat digunakan untuk memobilisasi lemak dan mengontrol kadar insulin. Ghee adalah pilihan bagus untuk dikonsumsi bersama makanan karena akan membantu menurunkan indeks glikemik makanan. Pastikan minyak goreng tidak disuling, melainkan diperas dingin.

4. Tukar dengan makanan penutup yang sehat

Ilustrasi cokelat hitam. Foto: Pixabay.com/Jackmac34

PCOS diketahui meningkatkan keinginan untuk makan makanan manis karena kadar insulin yang berlebihan dalam darah. Tidak semua makanan penutup buruk bagi Anda. Cokelat hitam sering disarankan pada penderita PCOS untuk digunakan guna meningkatkan kualitas tidur karena diketahui dapat mengurangi stres dan kecemasan. 

Buah kering bisa menjadi camilan tengah makan yang enak karena makanan penutup yang dibuat dengan jaggery atau kurma menyehatkan. Itu selalu merupakan ide yang baik untuk makan ladoo di pagi hari ketika Anda merasa rendah energi. Pilih madu atau sirup agave daripada sirup jagung fruktosa tinggi jika Anda ingin menghindari makan batangan nutrisi atau sereal sarapan

5. Gantikan camilan gorengan dengan Kerupuk Sehat

Seringkali PCOS disebabkan oleh gaya hidup yang buruk seperti makan junk food atau makanan yang digoreng seperti keripik. Kunci untuk mengendalikan penyakit ini adalah tidak berlebihan, oleh karena itu sebaiknya ganti keripik yang tidak sehat dengan kerupuk yang tidak mengandung biji-bijian, berbahan dasar miju-miju, atau berbahan dasar biji rami yang dipanggang daripada digoreng. Saat ini, konsumen memiliki beragam pilihan, seperti kerupuk quinoa dan kerupuk bit panggang. Pilihlah pilihan yang sesuai dari pasar setelah membaca labelnya dengan cermat.

Pilihan Editor:

6 Gaya Hidup Sehat Penderita PCOS, Kurangi Karbohidrat dan Rutin Olahraga

TIMES OF INDIA 

Halo Sahabat Cantika, Yuk Update Informasi dan Inspirasi Perempuan di Telegram Cantika

Iklan

Berita Terkait

Rekomendasi Artikel

"Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini."