11 Cara Merawat Rambut Rusak yang Perlu Diketahui

foto-reporter

Reporter

foto-reporter

Editor

Silvy Riana Putri

google-image
Ilustrasi rambut rusak. Shutterstock.com

Ilustrasi rambut rusak. Shutterstock.com

IKLAN

6. Teknik Mengurai Rambut yang Tepat

Cara Anda mengurai rambut mungkin tampak sepele, namun hal ini dapat berdampak pada kerusakan rambut di masa mendatang.

"Saya biasanya memulai dengan mengurai rambut menggunakan jari-jari tangan, lalu beralih ke sisir bergigi lebar atau sikat di bagian ujung rambut, sebelum perlahan ditarik ke atas hingga mencapai kulit kepala untuk menghindari kerusakan," tutur Lacy Redway, penata rambut selebriti dan duta merek Dove.

Dia juga menyarankan untuk mengurai rambut ketika masih basah dan diberi kondisioner.

7. Coba Tata Rambut tanpa Alat Panas

Dalam konteks alat panas, yang sering menjadi penyebab kerusakan rambut, Redway menawarkan alternatif gaya rambut tanpa panas. Bagi rambut tipis, bergelombang, atau lurus, dia merekomendasikan jepitan rambut atau pengikat rambut gaya Prancis yang longgar.

Menurut dia, kedua pilihan ini melindungi tatanan rambut dan tidak memerlukan penataan ulang di hari berikutnya. Bagi rambut tebal atau alami, Redway menyarankan pengeritingan dengan jepitan rambut atau pengikat setelah meratakan rambut dengan alat pelurus.

8. Mengurangi Tegangan pada Kulit Kepala

Bridgette Hill, ahli trikologi bersertifikat dengan pengalaman lebih dari 20 tahun dalam perawatan kulit kepala, layanan pewarnaan, dan gaya editorial menyarankan untuk mengurangi tatanan rambut yang terlalu ketat.

"Misalnya, ekor kuda yang terlalu ketat atau gaya kepang yang rumit dapat memberikan tekanan berlebih pada rambut. Variasikan gaya rambut Anda setiap hari untuk menghindari tekanan terus-menerus pada area rambut tertentu. Cobalah gaya ekor kuda yang tinggi pada satu hari, dan mungkin gaya ekor puda yang rendah di hari berikutnya," kata Hill.

9. Pakai Aksesori Rambut Berbahan Sutra

Redway juga merekomendasikan menambahkan aksesori berbahan sutra atau satin dalam koleksi aksesori rambut Anda. Bahan ini membantu mengurangi kerusakan dan kekusutan pada rambut.

"Gesekan dari aksesori kasar atau kain kasar saat tidur bisa merusak kutikula, lapisan pelindung luar helai rambut Anda, dan membuat rambut terlihat kusut dan kering. Investasikan dalam sarung bantal, penutup kepala, dan ikat rambut berbahan sutra atau satin untuk mengurangi kerusakan," sarannya.

10. Rutin Memotong Ujung Rambut

    Salah satu cara mengatasi ujung rambut yang bercabang dan mendorong pertumbuhan rambut adalah dengan memotong secara berkala.

    "Saya sarankan memotong ujung rambut setiap 12 minggu. Ini akan menghilangkan ujung rambut yang rusak dan tipis, serta memberi kesegaran pada rambut Anda," kata Reavey. Tindakan ini membantu mengurangi risiko kerusakan rambut.

    11. Pilih Sisir Rambut yang Tepat

    Produk perawatan rambut dan alat panas sering dibicarakan yang berkontribusi dalam merusak rambut, namun sering kali kita lupakan sisir rambut yang mungkin lebih merusak daripada membantu rambut.

    "Anda mungkin perlu mempertimbangkan jenis sisir yang Anda gunakan saat mengeringkan rambut. Sisir yang kasar bisa merusak kulit kepala dan mematahkan rambut," Hill mengingatkan.

    Sebagai alternatif, diaia menyarankan penggunaan sisir berbulu babi atau sikat dengan campuran bulu plastik dan berbulu babi, serta menghindari sisir logam yang terlalu kasar untuk kulit kepala dan rambut Anda.

    Semoga sederet cara merawat rambut rusak di atas bisa membantu, Sahabat Cantika.

    Pilihan Editor: 4 Cara Melindungi Kesehatan Rambut dari Polusi Udara 

    IVANA FELYSITASWATI PALLA | PURE WOW

    Halo Sahabat Cantika, Yuk Update Informasi dan Inspirasi Perempuan di Telegram Cantika

    Halaman

    Iklan

    Berita Terkait

    Rekomendasi Artikel

    "Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini."