Eksim pada Bayi, Berikut 3 Kiat Memandikannya yang Tepat Menurut Dokter Kulit

foto-reporter

Reporter

foto-reporter

Editor

Silvy Riana Putri

google-image
Ilustrasi bayi sedang mandi. (Unsplash/The Honest Company)

Ilustrasi bayi sedang mandi. (Unsplash/The Honest Company)

IKLAN

CANTIKA.COM, Jakarta - Tahukah Anda, satu dari lima bayi bisa alami eksim. Selama musim dingin dan kering, Anda mungkin melihat bercak merah dan bersisik pada kulit bayi Anda. Menurut Marisa Garshick, dokter kulit bersertifikat dan ibu dari tiga anak, eksim pada bayi bisa rumit, tapi benar-benar dapat dikelola.

"Bayi saya saat ini pasti memiliki lebih banyak eksim daripada dua anak saya yang lain. Mereka memiliki kulit kering tetapi ia memiliki bercak merah yang terlihat, jadi kami melakukan semuanya," kata Dr. Garshick, yang berpraktik di New York, Amerika Serikat.

"Bayi tidak dapat mengekspresikan gatalnya sebanyak orang dewasa. Jika mereka merasa gatal, hal itu dapat memengaruhi tidurnya, dan memengaruhi suasana hatinya secara keseluruhan." 

Saat mengelola eksim pada bayi, penting untuk diketahui bahwa eksim dapat muncul dengan cara yang berbeda dari pada orang dewasa.

"Sebagai orang dewasa, kita cenderung lebih sering melihat eksim di sudut lengan di depan siku, dan di belakang lutut," katanya. "Sedangkan pada bayi, itu bisa lebih luas — kadang-kadang Anda bisa melihatnya secara umum di badan atau di kaki, dan kadang-kadang bahkan bisa melibatkan kulit kepala atau wajah."

Selain mengetahui titik-titik munculnya eksim pada bayi, perhatikan pula kiat memandikannya dengan tepat agar tidak menjadi pencetus.

1. Batasi Waktu Mandi 

"Banyak orang menyukai mandi sebagai bagian dari rutinitas sebelum tidur bayi, tetapi mandi sebenarnya tidak diperlukan setiap hari," kata Dr. Garshick. Jadi, terutama jika Anda berpotensi rentan terhadap eksim, jika ada riwayat keluarga eksim, atau jika Anda melihat kulit bayi Anda kering, luangkan waktu mandi hanya dua atau tiga kali seminggu, bukan setiap hari. Pastikan waktu mandinya singkat."

2. Pilih Pembersih yang Lembut

"Bayi tidak perlu dimandikan seluruhnya dengan sabun," kata Dr. Garshick. Karena kulit mereka lebih sensitif dan cenderung kering. Dalam beberapa kasus, sabun bisa memperparah eksim.

"Jadi kami selalu menggunakan pembersih hanya pada area yang kotor, seperti ketiak, area genital, wajah, kaki, atau — tentu saja — [di mana pun] yang terlihat kotor."

Dan, pastikan sabun yang Anda gunakan lembut dan tidak mengandung pewangi untuk meminimalkan potensi iritasi atau kepekaan, kata Dr. Garshick.

3. Gunakan Pelembap

Setelah bayi Anda keluar dari bak mandi, tepuk-tepuk kulitnya hingga kering. "Jangan merasa perlu menggosok dengan keras sampai kering," kata Dr. Garshick. Kemudian, oleskan krim atau salep pelembap yang tebal.

"Biasanya, bayi tidak keberatan memiliki lapisan Vaseline atau Aquaphor atau sesuatu yang sedikit lebih tebal [di kulit mereka], terutama jika bercak kering," katanya.

"Ada beberapa penelitian yang menunjukkan bahwa mengoleskan Vaseline ke kulit bayi dalam beberapa bulan pertama kehidupan sebenarnya berpotensi mencegah perkembangan eksim pada bayi berisiko tinggi," pungkasnya.

Baca juga: Mengenal 7 Jenis Eksim, dari Dermatitis Atopik hingga Eksim Dishidrotik

WELL+GOOD

Halo Sahabat Cantika, Yuk Update Informasi dan Inspirasi Perempuan di Telegram Cantika

Iklan

Berita Terkait

Rekomendasi Artikel

"Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini."