Ide Permainan Bersama Anak yang Bisa Dilakukan di Rumah

foto-reporter

Reporter

foto-reporter

Editor

Ecka Pramita

google-image
Ilustrasi ayah dan ibu bermain dengan anak/Gredu

Ilustrasi ayah dan ibu bermain dengan anak/Gredu

IKLAN

CANTIKA.COM, Jakarta - Setiap tahunnya, Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) diselenggarakan pada tanggal 23 Juli berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 44 Tahun 1984 yang menyebutkan bahwa anak merupakan generasi penerus bangsa dan karena itu lah anak perlu dibekali dengan hal-hal positif termasuk keimanan, kepribadian, kecerdasan dan keterampilan.

Tahun ini, tema HAN adalah “Anak Terlindungi, Indonesia Maju”. Mengingat kita sudah menjalani masa new normal di masa pandemi ini, HAN tahun ini mengajak kita semua untuk peduli pasca pandemi dan mendukung anak untuk tangguh pascapandemi. Pandemi COVID-19 telah berdampak terhadap berbagai kondisi anak seperti kesehatan, pendidikan, perlindungan anak dan cara anak bermain, yang dapat menurunkan semangat anak Indonesia, termasuk semangat untuk bermain. Kita perlu peduli akan hal ini dan melakukan kerja-kerja aktif yang berimplikasi terhadap tumbuh kembang anak agar anak terus semangat dan semakin tangguh menghadapi berbagai tantangan pasca pandemi COVID-19.

HAN merupakan bentuk penghormatan, perlindungan, dan pemenuhan hak anak sebagai generasi penerus bangsa. Peringatan HAN sendiri dilaksanakan sebagai amanat dari peraturan perundang-undangan, termasuk Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 36 Tahun 1990 tentang Pengesahan Convention on the Rights of the Child (Konvensi Tentang Hak-Hak Anak), yang merangkum 10 hak anak, di mana salah satunya adalah “Hak untuk Bermain”.

Sepuluh hak anak membuktikan kalau bermain sama pentingnya dengan sembilan hak lainnya. Menurut Mayra Mendez, PhD, LMFT, seorang program coordinator di Providence Saint John’s Child and Family Development Center di Santa Monica, California, “Bermain itu penting karena memberikan fondasi utama untuk belajar. Selain mendukung tumbuh kembang yang sehat dan kemampuan berpikir kritis, bermain juga memampukan anak menggunakan indera mereka dan bereksplorasi dengan rasa ingin tahu yang besar.”[

Sebagai bentuk dukungan dalam pemenuhan hak anak untuk bermain, Paddle Pop, brand cemilan es krim anak dari Unilever Indonesia, melalui brand purpose #MainYuk menjadi satu-satunya brand es krim yang berpartisipasi dalam acara Peringatan Hari Anak Nasional 2022 yang dihadiri oleh Presiden Republik Indonesia, Bapak Joko Widodo. Acara ini diselenggarakan oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA) pada tanggal 23 Juli di Kebun Raya Bogor.

Ilustrasi pria bermain dengan anak-anak. baby.ru

Dukungan Paddle Pop dalam acara peringatan Hari Anak Nasional 2022 berupa sebuah fasilitas bermain di mana 250 anak-anak peserta acara dapat bermain sesuai dengan brand purpose Paddle Pop #MainYuk karena Paddle Pop percaya banyak hal baik dimulai dari bermain. 

Terdapat tiga permainan seru untuk anak-anak yaitu lempar bola untuk melatih ketangkasan anak, mewarnai untuk mengasah kreativitas dan imajinasi anak, dan menulis surat harapan untuk orang tua yang bertujuan untuk memberi tanda apresiasi dan terima kasih anak bagi orang tua yang telah memenuhi hak anak untuk bermain. Melalui surat ini, harapannya orang tua juga akan selalu diingatkan untuk terus meluangkan waktu bermain dengan anak.

Head of Marketing Ice Cream PT Unilever Indonesia Tbk, Memoria Dwi Prasita mengatakan kegiatan ini sejalan dengan komitmen Paddle Pop yang ingin menginspirasi momen bermain bagi anak melalui berbagai kegiatan sejak 30 tahun yang lalu. Di tahun 1992-2020, Paddle Pop menginspirasi imajinasi anak melalui seri petualangan Paddle Pop. Mulai tahun 2021, melalui brand purpose #MainYuk, Paddle Pop menginspirasi para orang tua untuk mengajak anak-anak bermain dengan cara yang menyenangkan, salah satunya adalah dengan memanfaatkan waktu ngemil menjadi waktu bermain bersama.

“Paddle Pop, brand es krim untuk anak yang telah dipercaya oleh orang tua Indonesia selama 30 tahun, selalu mendorong anak dan orang tua untuk luangkan waktu bermain bersama serta memenuhi kebutuhan nutrisi dengan cemilan yang baik. Melalui brand purpose #MainYuk, Paddle Pop percaya bahwa banyak hal baik dimulai dari bermain. Dengan bermain, anak-anak dapat melatih kreativitas sambil mengembangkan imajinasi, ketangkasan, kekuatan fisik, kognitif, dan kondisi well-being emosional mereka," ucap Memoria melalui siaran pers, Sabtu 23 Juli 2022. 

Paddle Pop memahami betapa orang tua memiliki berbagai kesibukan, seperti bekerja dan mengurus rumah, yang bisa menjadi tantangan bagi orang tua untuk meluangkan waktu bersama anak. Melalui brand purpose #MainYuk, Paddle Pop menginspirasi para orang tua untuk mengajak anak-anak bermain dengan cara-cara baru, salah satunya adalah dengan memanfaatkan waktu ngemil menjadi waktu bermain bersama. Es krim Paddle Pop dengan warna, bentuk, dan rasa yang menarik dapat dijadikan inspirasi orang tua untuk bermain dengan anak dan meningkatkan waktu berkualitas bersama.

Berikut adalah beberapa ide dari Paddle Pop yang bisa digunakan orang tua untuk bermain bersama anak pada waktu cemilan:

Ajak anak menggunakan kostum petualang: 

Buat petualangan yang seru di rumah, dimulai dengan kostum yang akan digunakan anak. Cari topi, baju dan ransel yang membuat anak merasa seperti petualang.

Berpetualang di sekitar rumah: 

Yuk amati warna-warna yang ada pada es krim Paddle Pop Rainbow. Anak akan menemukan warna pink, kuning, dan biru. Sekarang mari ajak anak untuk mencari benda berwarna serupa di dalam rumah. Siapa yang paling cepat menemukan 3 benda berwarna pink, kuning, dan biru akan jadi pemenangnya.

Berpetualang di taman:

Jika anak sudah berhasil menemukan benda-benda di rumah, ajak mereka ke lokasi yang berbeda dan lebih luas. Kunjungi taman terdekat dan ajak anak untuk kembali mencari benda berwarna pink, kuning dan biru yang ada di taman.

Baca: Ketahui 4 Jenis Permainan Interaktif untuk Siapkan Anak Kembali ke Sekolah

Iklan

Berita Terkait

Rekomendasi Artikel

"Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini."