Bolehkah Pemilik Kulit Berminyak Pakai Minyak Wajah? Ini Kata Ahli Kecantikan

foto-reporter

Reporter

foto-reporter

Editor

Silvy Riana Putri

google-image
Ilustrasi wanita mengenakan face oil. Pixabay.com

Ilustrasi wanita mengenakan face oil. Pixabay.com

IKLAN

CANTIKA.COM, Jakarta - Penggunaan minyak wajah atau face oil pada kulit berminyak ternyata memiliki beberapa manfaat, seperti mampu membantu mengurangi produksi minyak berlebih, melembapkan, dan mengurangi jerawat. Biasanya pemilik kulit berminyak sering kali menghindari minyak wajah dengan cara apa pun, dan sebenarnya itu adalah hal yang masuk akal.

Mengingat kulit berminyak rentan berjerawat karena pori-pori tersumbat akibat produksi sebum (minyak) berlebih. Jadi, menghindari produk yang menciptakan lapisan minyak lain salah satu langkah pencegahannya.

"Kebanyakan jenis kulit berminyak memiliki kulit dehidrasi, dan itu karena orang akan menggunakan produk yang sangat keras untuk mengeringkan kulit mereka, tetapi kulit mereka akan menghasilkan lebih banyak minyak dan berjerawat untuk menutupi kekurangan kelembapan," kata ahli kecantikan Taylor Worden.

Worden mengatakan bahwa kulit dehidrasi berarti kekurangan air. Di sanalah manfaat dari minyak wajah, sifat minyak saling menarik kepada minyak sehingga bisa menyeimbangkan kulit dan berfungsi sebagai pelembap. Namun, Worden mengatakan pentingnya dalam memilih kandungan minyak wajah yang tepat untuk kulit berminyak.

"Pilihan terbaiknya adalah kandungan yang ringan seperti jojoba, evening primrose, lidah buaya, minyak pohon teh, marula, squalane, dan biji anggur baik untuk kulit berminyak," sebut Worden. Dengan mengaplikasikan lebih sedikit, maka lebih banyak manfaatnya, terutama di kulit berjerawat dan kulit yang cenderung berminyak.

Sementara itu, dokter kulit bersertifikat di New York, Hadley King, MD menjelaskan bahwa minyak wajah memiliki sifat emolien yang membantu melembutkan dan menghaluskan kulit. Maka dari itu, untuk kulit berminyak, minyak wajah mungkin cukup untuk melembapkan kulit.

“Ada beberapa minyak wajah yang memiliki sifat anti-inflamasi dan karena itu dapat membantu mengurangi peradangan pada jerawat," ujar Dr. King.

Ia juga menekankan pentingnya memasukkan bahan penangkal jerawat dalam produk perawatan kulit untuk kulit berminyak, seperti asam salisilat.

“Asam salisilat adalah bahan pembersih pori yang sangat baik karena mengelupas permukaan kulit dan menembus pori-pori untuk menghilangkan minyak. Ini adalah bahan yang bagus untuk orang-orang dengan kulit berminyak dan rawan jerawat, dan terutama untuk merawat maupun mencegah komedo hitam dan komedo putih.” jelas Dr. King.

Selain asam salisilat, Worden mengungkapkan tips lain untuk mengatasi kulit berminyak adalah mencuci muka dua kali sehari, menggunakan masker pengelupasan, masker clarifying setiap minggu, dan tentunya pelembap.

“Jangan lewatkan pelembap, jika Anda tidak mengoleskan apa pun setelah mencuci kulit, Anda akan menghasilkan lebih banyak minyak, dan kulit berminyak perlu terhidrasi,” tandas Worden.

Baca juga: Rutinitas Kecantikan Kate Middleton, Salah Satu Andalannya Minyak Wajah Rosehip

BERNADETTE JEANE WIDJAJA | REAL SIMPLE

Iklan

Berita Terkait

Rekomendasi Artikel

"Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini."