Keseruan Arumi Bachsin dan Emil Dardak Bikin Nasi Kuning untuk Ultah Putranya

Kebersamaan Arumi Bachsin bersama keluarga menikmati tumpeng di hari ulang tahun keenam putranya, Qeinan, pada Selasa, 16 November 2021. Foto: tangkapan layar YouTube/Arumi Bachsin

keluarga

Keseruan Arumi Bachsin dan Emil Dardak Bikin Nasi Kuning untuk Ultah Putranya

Sabtu, 20 November 2021 20:45 WIB
Reporter : Cantika.com Editor : Silvy Riana Putri

CANTIKA.COM, Jakarta - Aktris Arumi Bachsin dan suami, Emil Dardak, menyiapkan nasi kuning khusus buatan mereka untuk merayakan ulang tahun (ultah) keenam sang putra, Alqeinan Mahsyir Putro Dardak atau Qeinan. Di hari ulang tahun Qeinan pada Selasa, 16 November 2021, Arumi dan Emil bangun pukul setengah empat pagi demi menyiapkan hidangan istimewa.

"Oh aku mo bikin ini aja, nasi kuning. Karena aku punya beras yang dimasak langsung jadi nasi kuning. Masak nasi kuning tanpa repot. Trus aku pake telur diiris-iris, tempe," ungkapnya saat melihat bahan-bahan memasak di dalam kulkasnya.

Ia juga menyiapkan ayam ungkep, cumi ungkep, dan tempe orek untuk melengkapi nasi kuning istimewanya. Lalu, ia menunjukkan cetakan puding bentuk dinosaurus yang akan dipakainya untuk membentuk nasi kuning. Dinosaurus merupakan salah satu hewan favorit sang putra.

"Nanti rencananya, aku gak tau bisa atau enggak, nasi kuning kan biasanya kerucut. Nah, tapi karena ini buat ulang tahun Qeinan, aku punya cetakan puding bentuk dinosaurus. Kan Qeinan suka banget sama dinosaurus, nanti kita coba bisa atau enggak," imbuhnya dikutip di kanal YouTube Arumi Bachsin, Sabtu, 20 November 2021.

Tak sendirian, Arumi dibantu Emil menyiapkan nasi kuning spesial untuk putra mereka. "Aku pengen bikin nasi kuning, sayang. Tapi pake bahan yang ada aja," tuturnya menyambut Emil yang kini menjabat sebagai Wakil Gubernur Jawa Timur.

Arumi Bachsin dan suami, Emil Dardak, menggoreng telur dadar dan ayam untuk tumpeng istimewa ulang tahun keenam putra mereka, Qeinan pada Selasa, 16 November 2021. Foto: tangkapan layar YouTube/Arumi Bachsin

"Rencananya aku mo bikin kayak selamatan kecil-kecilan buat kita-kita aja. Ini juga sedikit porsinya. Untuk satu atau dua porsi untuk dia sarapan," sambung Arumi menjelaskan niatnya kepada Emil sambil menggandengnya.

Langkah pertamanya adalah memasak nasi kuning beserta bumbu instan di dalam rice cooker. Setelah itu, ia meminta bantuan Emil untuk membuat telur dadar.

"Ini apa," tanya Emil. "Itu adalah tugas mas Emil untuk mendadar (telur), bisa ga?" repons Arumi sambil tertawa. Sambil menggaruk pipinya, Emil mengiyakan permintaan Arumi. Akhirnya, pasangan suami istri itu berbagi tugas, Emil membuat telur dadar, Arumi menggoreng ayam ungkep.

Setelah meniriskan ayam goreng, Arumi lanjut menggoreng cumi ungkep kesukaan Qeinan. Usai membuat telur dadar, Emil menghangatkan orek tempe.

Menjelang pukul setengah 6 pagi, Arumi dan Emil bersiap mencetak nasi kuning bentuk dinosaurus dengan cetakan puding. Terlebih dahulu mereka memakai sarung tangan plastik dan mencoba membuat nasi bentuk dinosaurus dengan nasi putih. Di percobaan kedua, Arumi dan Emil baru berhasil membuat bentuk dinosaurus yang mereka inginkan.

Arumi Bachsin menata tumpeng buatannya dengan tema hutan purbakala dan dinosaurus untuk Qeinan, putranya yang berulang tahun keenam. Foto: tangkapan layar YouTube/Arumi Bachsin

Sambil menunggu nasi kuningnya tanak, Arumi memotong daun pisang menjadi bentuk daun untuk alas nasi kuning. Kemudian tampak Arumi mulai mencetak nasi kuning di cetakan puding.

"Jadi, so far lansekap-nya seperti ini pemandangan, jadi ceritanya zaman purbakala, ini hutan-hutan, masih ada dinosaurusnya," ujarnya menunjukkan hiasan nasi kuning buatannya.

Arumi mulai menata hidangannya dengan menaruh irisan telur dadar, suwiran ayam, cumi, nasi kuning bentuk dinosaurus, dan orek tempe. Sementara Emil dengan fokus memotong rumput laut kering untuk hiasan mata dan mulut dinosaurus.

Tepat pukul setengah 7 pagi, Qeinan beserta kakaknya, Keisha turun dari lantai dua. Arumi Bachsin dan Emil Dardak menyambutnya dengan pelukan dan ciuman hangat mengawali perayaan ulang tahunnya. Setelah itu, mereka berempat menuju ke meja makan. Sebelum menyantap nasi kuning sebagai sarapan, mereka bernyanyi dan berdoa untuk Qeinan.

Baca juga: 8 Tahun Menikah dengan Emil Dardak, Arumi Bachsin: Perjalanan yang Indah