Vaksin COVID-19 Berefek pada Gangguan Menstruasi? Simak Penjelasan Ahli

Petugas Diskes Lantamal XIII menyiapkan Vaksin Sinovac saat akan melakukan vaksinasi COVID-19 untuk warga pesisir dalam rangka program serbuan vaksin COVID-19 di Desa Juwata Laut, Tarakan Utara, Tarakan, Kalimantan Utara, Jumat, 17 September 2021. Dikses Lantamal XIII telah melaksanakan sebanyak 59.030 vaksin ke masyarakat dengan tujuh satuan kerja yaitu Tarakan, Nunukan, Balikpapan, Sanggatta, Banjarmasin, Kota Baru dan RSAL Iyas Tarakan. ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja

kesehatan

Vaksin COVID-19 Berefek pada Gangguan Menstruasi? Simak Penjelasan Ahli

Minggu, 19 September 2021 14:30 WIB
Reporter : Bisnis.com Editor : Ecka Pramita

CANTIKA.COM, Jakarta - Benarkah vaksin COVID-19 bisa menyebabkan gangguan kesuburan dan siklus menstruasi? Dokter Adam Prabata @adamprabata, Sabtu 18 September 2021 menuturkan bahwa lebih dari 30.000 laporan gangguan menstruasi setelah vaksinasi di Inggris.

Beberapa gangguan menstruasi yang dilaporkan adalah:

1. Menstruasi terlambat

2. Perdarahan dari vagina

3. Perdarahan saat menstruasi lebih banyak

Adam menjelaskan mengapa vaksin Covid-19 diduga bisa mempengaruhi siklus menstruasi. Vaksin Covid-19, ujarnya, menstimulasi sistem imun di dalam tubuh. Hal ini berdampak pada dua hal, yaitu: mempengaruhi hormone terkait menstruasi dan juga mempengaruhi sel imun di rahim.

“Belum ada bukti hingga saat ini bahwa vaksin Covid-19 menyebabkan gangguan menstruasi. Penelitian mengenai efek vaksin Covid-19 terhadap siklus menstruasi masih perlu ditunggu hasilnya,” katanya.

Adam menambahkan, pengukuran kesuburan dan tingkat kehamilan tdak berbeda antara orang yang sudah dan belum divaksinasi. Dan, angka kehamilan yang tidak dihrapkan tidak berbeda antara orang yang sudah dan belum divaksinasi.

Baca: Menstruasi Banyak Keluhan, Redakan Dengan Konsumsi Makanan Terbaik Ini