Cara Cinta Laura Lawan Pelecehan Seksual di Ruang Publik, Berani Menegur

foto-reporter

Reporter

foto-reporter

Editor

Silvy Riana Putri

google-image
Cinta Laura, aktris dan penyanyi. Instagram/@claurakiehl

Cinta Laura, aktris dan penyanyi. Instagram/@claurakiehl

IKLAN

CANTIKA.COM, Jakarta - Aktris dan penyanyi Cinta Laura mengajak para perempuan semakin menyadari akan isu pelecehan seksual di ruang publik. Dengan begitu, lanjut Cinta, para perempuan tidak lagi diam dan membenarkan pelecehan yang mungkin saja dialami atau dilihatnya di ruang publik.

"Sedihnya mayoritas orang tidak sadar apa saja bentuk pelecehan seksual di ranah publik, sehingga banyak kelakuan tidak benar yang dinormalkan," ungkap Cinta Laura dalam jumpa pers virtual kampanye Stand Up Against Street Harassment yang digagas L’Oréal Paris, Senin, 8 Maret 2021.

Menurut Cinta, jika perlawanan dilakukan bersama-sama bisa mengakhiri pelecehan dan membuat perempuan Indonesia merasa aman di tempat umum. 

“Dengan memahami harga diri kita sendiri, baik sebagai korban atau saksi, kita semua harus melawan pelecehan seksual di ruang publik," jelas perempuan berusia 27 tahun itu.

Jika mengalami atau melihat pelecehan seksual di ranah publik, ia menyarankan agar menganalisa keadaan dulu.

"Jangan sampai tindakan yang diambil nantinya malah membahayakan korban maupun diri sendiri. Walau kalau aku pribadi tidak takut mengekspresikan sikap, sebab aku aku memang lebih sering menegur. Singkat saja karena kalau terlalu bertele-tele, pelaku bisa saja memanipulasi keadaan yang akhirnya malah menyalahkan korban," terang penyanyi Oh My Baby itu.

Berdasarkan riset yang dilakukan L'Oréal secara nasional bersama IPSOS Indonesia, 82 persen perempuan Indonesia pernah mengalami pelecehan seksual di ruang publik dan persentase ini lebih tinggi dari rata-rata 8 negara lain yang menjadi subjek survei.

Kondisi yang paling mengkhawatirkan, 91 persen responden mengatakan mereka tidak tahu apa yang harus dilakukan untuk membantu korban. Bila kondisi ini terus dibiarkan tentu berdampak negatif bagi harga diri dan keamanan perempuan di ruang publik.

General Manager Consumer Products Division L’Oréal Indonesia, Manashi Guha, menjelaskan selama lebih dari setengah abad, L'Oréal Paris berkomitmen untuk mendukung dan menggaungkan betapa berharganya perempuan untuk dapat hidup sesuai keinginan dan mimpinya.

Dalam perayaan 50 tahun jargon "We’re Worth It" L'Oréal Paris melanjutkan upayanya untuk mendobrak batasan-batasan demi memberdayakan perempuan melalui kecantikan dan membangun kepercayaan diri.

"Salah satu manifestasi dari Brand Purpose kami adalah program Stand
Up Against Street Harassment yang telah diluncurkan secara global sejak tahun 2019. Kami sangat bangga, hari ini kami dapat meluncurkan program ini di Indonesia yang merupakan sebuah aksi nyata kepedulian kami terhadap perempuan Indonesia," pungkasnya.

Guna mendukung misi tersebut, Cinta Laura didapuk menjadi bagian dari keluarga L’Oréal Women of Worth. Cinta adalah seorang duta untuk isu pemberdayaan
perempuan dan kesetaraan gender serta ikon bagi perempuan Indonesia.

Baca juga:

Cinta Laura Ingin Lebih Pintar dari Orang Tua, Kejar Pendidikan

Iklan

Berita Terkait

Rekomendasi Artikel

"Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini."