Benarkah Teh Oolong Bantu Bakar Lemak saat Tidur? Ini Kata Penelitian

foto-reporter

Reporter

foto-reporter

Editor

Silvy Riana Putri

google-image
Ilustrasi minum teh. Shutterstock.com

Ilustrasi minum teh. Shutterstock.com

IKLAN

CANTIKA.COM, Jakarta - Tahukah kamu minum teh Oolong bisa bantu membakar kalori? Peneliti dari Universitas Tsukuba di Jepang menemukan bahwa meminum hanya dua cangkir teh tradisional Tiongkok ini dapat meningkatkan proses pembakaran lemak di dalam tubuh, bahkan saat Anda sedang tidur.

Sama seperti semua teh lainnya, teh Oolong mengandung kafein, yang meningkatkan metabolisme dengan meningkatkan detak jantung. Tetapi teh Oolong memiliki manfaat tambahan, yaitu meningkatkan pemecahan lemak, terlepas dari efek kafein.

Untuk penelitian tersebut, sekelompok sukarelawan yang sehat mengonsumsi teh Oolong versus kafein saja, lalu energi dan metabolisme lemak dievaluasi.

Setelah mempelajari peserta selama dua minggu, ditemukan bahwa teh Oolong dan kafein murni meningkatkan pemecahan lemak sebesar 20 persen dibandingkan dengan mereka yang menggunakan plasebo.

Penemuan lain yang mengesankan dari penelitian ini adalah efek positif teh Oolong terhadap tubuh yang bertahan sepanjang malam. Anehnya, baik kelompok teh Oolong maupun kelompok kafein murni mengalami peningkatan pengeluaran energi. Hal ini menunjukkan bahwa peserta mungkin memiliki toleransi terhadap efek stimulasi kedua teh tersebut.

Selain itu, tidak ada perubahan besar yang terlihat pada pola tidur kedua kelompok, meskipun mereka mengonsumsi kafein yang merupakan pengganggu tidur.

Baca juga: 8 Efek Samping Minum Teh Berlebihan, Ada Mual, Sakit Kepala, hingga Cemas

Kurang tidur dapat mengganggu metabolisme yang membantu memecah makanan dan menggunakannya sebagai energi. Akibatnya, orang yang kurang tidur dapat lama-kelamaan akan mengalami penambahan berat badan. Teh Oolong tidak memiliki efek samping negatif pada tidur peserta.

Meskipun teh Oolong dapat membantu memecah lemak selama tidur, yang dapat membantu mengontrol berat badan, tidak jelas apakah efek ini benar-benar dapat menyebabkan penurunan lemak dalam jangka waktu yang lama. Namun tidak ada salahnya mencoba teh ini karena konon tidak memiliki efek samping.

MILA NOVITA | TIMES OF INDIA

Iklan

Berita Terkait

Rekomendasi Artikel

"Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini."