Bahan Buat Cairan Disinfektan Menurut BNPB, Cuka Berperan Penting

Petugas Palang Merah Indonesia (PMI) menyiapkan alat penyemprotan cairan disinfektan pada Wisma Atlet di Kemayoran, Jakarta, Sabtu, 21 Maret 2020. Pemerintah menyiapkan Wisma Atlet Kemayoran sebagai rumah sakit darurat penanganan virus COVID-19 serta akan menjadi rumah isolasi bagi pasien yang rencannya akan digunakan pada hari ini. ANTARA

ragam

Bahan Buat Cairan Disinfektan Menurut BNPB, Cuka Berperan Penting

Senin, 23 Maret 2020 18:00 WIB
Reporter : Tempo.co Editor : Silvy Riana Putri

CANTIKA.COM, Jakarta - Salah satu cara menjaga kebersihan di tengah wabah virus corona baru atau COVID-19 adalah membersihkan perabot atau benda di rumah yang sering disentuh dengan cairan disinfektan, menjadi salah satu protokol kebersihan yang perlu dilakukan. Mulai dari pintu pagar, gagang pintu, keran air, meja makan, saklar, remote, dan lain sebagainya.

Ketua Umum Himpunan Ahli Kesehatan Lingkungan Indonesia Arif Sumantri mengatakan selain social distancing, masyarakat diharapkan rajin membersihkan barang-barang dengan cairan disinfektan. Penyemprotan cairan disinfektan ialah proses dekontaminasi yakni proses menghilangkan semua mikroorganisme hingga mencegah infeksi yang berada di benda mati.

"Yang paling penting sanitasi harus bersih terlebih dulu, akan menjadi tidak efektif kalau sanitasi tidak mendukung. Termasuk cuci tangan pakai sabun dengan air bersih dan mengalir," ucap Arif melalui kanal YouTube Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Sabtu 21 Maret 2020.

Di tengah terbatasnya cairan disinfektan di pasaran, Anda bisa membuat sendiri cairan disinfektan di rumah. Berikut bahan dan cara membuat yang dibagikan BPNB dari unggahan akun Instagram resminya pada Sabtu, 22 Maret 2020.

Bahan:

1. 1/2 cangkir cuka putih (suling)

2. 1/2 gelas air

3. 12-24 tetes minyak esensial (kemangi, kayu manis, cengkeh, kayu putih, jeruk nipis)

Cara Membuat:

1. Pilih satu atau kombinasi minyak esensial masukan ke botol sprayer

2. Tambahkan cuka dan air

3. Kocok botol

4. Beri label pada botol

5. Simpan di tempat aman

Cara Menggunakan:

1. Semprot media yang akan didisinfeksi

2. Dibersihkan dan dibilas dengan lap mikrofiber

Cara Kerja Asam Cuka:

Rendahnya PH dan kadar asam asetat cuka bisa menghambat pertumbuhan virus. Cuka merupakan antiseptik ringan, sementara minyak esensial menambahkan kualitas anti bakteri, virus, dan kuman.