5 Pemicu Miss V Basah, Respons Rangsangan hingga Infeksi

Ilustrasi wanita duduk menyilangkan kaki. shutterstock.com

kesehatan

5 Pemicu Miss V Basah, Respons Rangsangan hingga Infeksi

Rabu, 18 Desember 2019 16:37 WIB
Reporter : Sehatq.com Editor : Silvy Riana Putri

CANTIKA.COM, Jakarta - Sejumlah perempuan tanpa disadari merasa celana dalam lembap karena vagina atau miss V basah. Selama tidak ada aroma menyengat atau warna keputihan yang abnormal, tak ada yang perlu dikhawatirkan. Meski demikian, miss V basah bisa jadi tanda ada yang tidak beres pada tubuh Anda.

Vagina – berbeda dengan vulva – adalah membran mukosa yang permukaan dan jaringannya selalu lembap. Ada banyak faktor yang berpengaruh terhadap seberapa banyak cairan yang diproduksi vagina. Fluktuasi hormon wanita, kesuburan, hingga rangsangan dapat berpengaruh terhadap seberapa basahnya miss V. Sebaliknya, fase menopause juga bisa menyebabkan miss V terasa lebih kering.

Terlepas dari seberapa banyak cairan vagina yang diproduksi seorang wanita, cairan ini sangat penting untuk memastikan vagina sehat dan membuat hubungan seksual jadi lebih nyaman. Miss V juga menjadi rumah bagi bakteri-bakteri baik, namun perawatan vagina yang salah seperti memakai sabun miss V dapat mengganggu keseimbangan bakteri di vagina.

Berikut ini penyebab vagina basah