3 Trik Mengganti Bumbu Masakan Nusantara di Luar Negeri

foto-reporter

Reporter

foto-reporter

Editor

Silvy Riana Putri

google-image
ilustrasi makanan nusantara (pixabay.com)

ilustrasi makanan nusantara (pixabay.com)

IKLAN

CANTIKA.COM, Jakarta - Saat berada di luar negeri kita kerap merindu banyak hal. Mulai dari suasana rumah, teman masa kecil hingga masakan khas Nusantara. Meski sudah ada beberapa restoran lokal di mancanegara, tapi ada beberapa masakan dari resep keluarga yang tak mudah ditemukan. Salah satu tantangan memasak makanan Nusantara di luar negeri adalah mendapatkan bumbu

Masakan Indonesia memang khas dan identik dengan banyak bumbu. Satu saja tidak ada, masakan akan terasa berbeda. Sejumlah bumbu itu, kadang tidak dapat ditemui di luar negeri, khususnya di wilayah beda benua. 

Aslida Rahardjo, saat peluncuran bukunya, "Resep Masakan Indonesia di 5 Benua", di Jakarta, beberapa waktu lalu, membagi beberapa pilihan bahan pengganti untuk memasak hidangan Indonesia ketika berada di negeri orang. Berikut ini tiga di antaranya.

1. Ganti kunyit dengan saffron

Kunyit yang umumnya digunakan untuk memberikan warna kuning dan aroma, biasanya dijual dalam bentuk bubuk. Namun, bubuk kunyit tidak cukup familiar di beberapa negara. Saffron bisa menjadi pilihan penggantinya. Saffron apabila direndam dapat menghasilkan air warna kuning. Bahan ini biasa digunakan untuk masakan Timur Tengah sebagai pewarna.

2. Ganti bawang merah dengan bawang bombai

Tak lengkap rasanya bila masakan Indonesia tidak dibarengi dengan bawang merah yang memiliki aroma yang cukup kuat dan khas. Bawang bombai bisa menjadi alternatif pengganti bawang merah ketika sedang berada di luar negeri, dengan jumlah yang diperbanyak.

"Misalnya, dalam resep ada lima siung bawang merah, kita bisa memakai tiga bawang bombai yang besar. Aromanya akan sama," kata Aslida.

3. Kelapa kering untuk santan

Santan salah satu bahan lain yang sering digunakan dalam masakan Tanah Air. Santan sangat mudah didapatkan di Indonesia dalam berbagai bentuk, mulai dari bubuk hingga kalengan. Sayangnya, santan tidak biasa dijumpai di sejumlah negara. Cara termudah untuk mendapat santan adalah dengan mencari kelapa kering.

Kelapa kering tersebut lalu dimasukkan ke dalam blender bersama dengan air panas atau hangat. Setelah diblender beberapa saat, campuran tersebut dapat diperas lalu disaring.

ANTARA

Iklan

Berita Terkait

Rekomendasi Artikel

"Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini."