5 Manfaat Buah Ceri dari Berat Badan sampai Mengatasi Jetlag

foto-reporter

Reporter

foto-reporter

Editor

Yunia Pratiwi

google-image
Ilustrasi buah ceri. Unsplash.com/Mohammad Amin

Ilustrasi buah ceri. Unsplash.com/Mohammad Amin

IKLAN

CANTIKA.COM, Jakarta - Buah ceri berwarna merah, manis dan sedikit asam. Rasanya yang unik itu membuat buah ceri jadi bahan utama hidangan penutup, seperti manisan, pai ceri, dan salad. Namun, buah ceri ternyata kaya manfaat kesehatan.

Buah ceri merupakan superfoods yang mengandung antioksidan, vitamin C, potasium, melatonin, dan lainnya. Tak heran jika ceri dipercaya memiliki beragam khasiat untuk kesehatan, seperti memperbaiki kualitas tidur sampai menurunkan berat badan.

Ahli nutrisi Keri Glasmman, memaparkan beragam manfaat buah ceri untuk tubuh.  

1. Anti-inflamasi
Buah ceri dapat membantu mengurangi peradangan. "Ceri penuh dengan anthocyanin, antioksidan yang membantu melawan peradangan dengan mematikan enzim yang menyebabkan peradangan jaringan - persis seperti ibuprofen dan naproxen," kata Glassman, seperti dilansir dari laman Real Simple.

2. Memerangi radikal bebas yang bisa menyebabkan kanker

Buah ceri mengandung agen yang dapat membantu melawan kanker, kata Glassman. Flavonoid isoqueritrin dan queritrin, dan fenol, asam ellagic, diverifikasi dalam ceri. Flavonoid dikenal sebagai antioksidan, dan asam ellagic tampaknya menjadi penghambat potensial bagi pertumbuhan sel kanker. Selain itu, ceri dapat membantu melawan diabetes tipe 2: penelitian di Michigan State University menunjukkan bahwa anthocyanin yang ditemukan dalam ceri menurunkan gula darah pada hewan dan berspekulasi bahwa efek yang sama terjadi pada manusia.

3. Penurunan berat badan
Dengan indeks glikemik hanya 22, ceri dapat membantu untuk menurunkan berat badan. Sementara makanan dengan indeks glikemik di atas 70 menyebabkan glukosa darah melonjak, sehingga mudah laper. Makanan dengan indeks glimek rendah melepaskan glukosa ke dalam tubuh secara perlahan dan merata, membuat Anda merasa kenyang. Ceri juga dapat membantu penderita asam urat. Sebuah penelitian di University of California di Davis menunjukkan bahwa kadar asam urat partisipan berkurang setelah makan ceri manis.

4. Serat
Buah merah ini juga kaya serat. “Orang Amerika mengalami defisit serat, jauh dari rekomendasi harian 25 hingga 35 gram. Pedoman Diet terbaru merekomendasikan 2 cangkir buah setiap hari, dan ceri membantu memenuhi rekomendasi itu, ”kata Glassman.

5. Tidur jadi lebih baik
Buah ceri merupakan sumber alami melatonin yang sangat baik, bahan kimia yang mengontrol jam internal tubuh untuk mengatur tidur. Melatonin membantu mengurangi jet lag dan memperbaiki pola tidur sehat secara keseluruhan juga.

Kini, setelah mengetahui manfaat buah ceri untuk kesehatan, Anda juga harus mengetahui cara menyimpan buah ini supaya kualitasnya tetap terjaga. Pertama, Anda dapat membekukan buah ceri. Bilas ceri dengan air dingin, buang batangnya dan bijinya. Lalu masukkan ke dalam lemari pendingin.

Anda juga dapat mengeringkan buah ceri. Caranya mirip dengan proses pembekuan, ceri harus dicuci, dikeringkan, dan buang bijinya. Kemudian, cukup potong ceri dan letakkan di atas loyang, potong bagian atas. Panggang dalam oven (atau dehidrator) pada suhu 165 derajat selama 3 jam dan kemudian turun menjadi 135 selama 16 hingga 24 jam.

Buah ini juga bisa dibuat menjadi jeli dan selai, yang bisa bertahan hingga satu tahun. Cincang ceri manis dalam food processor, meninggalkan potongan-potongan kecil. Didihkan gula dan cuka (secukupnya), tambahkan campuran ceri Anda, lalu tambahkan pektin.

Iklan

Berita Terkait

Rekomendasi Artikel

"Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini."