Waktu yang Tepat untuk Berolahraga saat Ramadan versi Ahli Gizi

Reporter: Antara
Editor: Yayuk Widiyarti
Sabtu, 25 Mei 2019 13:58 WIB
Waktu yang Tepat untuk Berolahraga saat Ramadan versi Ahli Gizi

CANTIKA.COM, Jakarta - Berpuasa bukan alasan tidak berolahraga demi menjaga tubuh tetap bugar dan lemak tidak menumpuk walau seharian tidak makan dan minum. Idealnya, puasa Ramadan jalan, olahraga juga jalan terus.

"Ada yang badannya jadi segar dan tubuhnya jadi nyaman untuk beraktivitas, ada yang jadi lelah dan lebih mudah untuk tidur," kata konsultan nutrisi Jansen Ongko.

Jansen mengatakan setiap orang merasakan efek olahraga yang berbeda-beda. Buat yang tubuhnya merasa lebih segar dan justru terjaga setelah berolahraga, Jansen menyarankan untuk tidak berolahraga terlalu malam.

Baca juga:

Tips Mencegah Berat Badan Naik saat Puasa Ramadan

"Ganti jadi sore, kalau terlalu malam nanti malah aktif dan tidak bisa tidur," ujarnya.

Jansen menyarankan untuk memilih olahraga dengan intensitas rendah bila ingin dilakukan menjelang berbuka puasa.

"Seperti jalan kaki. Itu tidak apa-apa sebelum berbuka puasa," katanya.

Jika ingin berolahraga berat, sebaiknya menunggu waktu berbuka puasa. Setelah minum air secukupnya dan menyantap hidangan manis yang ringan seperti kurma atau buah, olahraga dengan intensitas berat bisa dilakukan.

"Jeda antara berbuka dengan yang manis 15-20 menit, baru setelah itu berolahraga," katanya.

Artikel lain:

Soraya Larasati Berbagi Tips Olaharaga saat Puasa Ramadan