Cerita Alya Rohali Sempat Kesulitan Lari Pakai Hijab

foto-reporter

Reporter

foto-reporter

Editor

Yunia Pratiwi

google-image
Alya Rohali, Atlet Born to Sweat, di Hotel Atlet Century Park di Jakarta Pusat, Rabu 6 Februari 2019. TEMPO | Astari P Sarosa

Alya Rohali, Atlet Born to Sweat, di Hotel Atlet Century Park di Jakarta Pusat, Rabu 6 Februari 2019. TEMPO | Astari P Sarosa

IKLAN

CANTIKA.COM, Jakarta - Presenter Alya Rohali rutin olahraga lari sejak tahun 2002. Wanita berusia 42 tahun ini sudah mengikuti beberapa perlombaan lari maraton, dan sekarang sedang persiapan untuk mengikuti Seoul International Marathon 2019, pada 17 Maret 2019.

Baca juga: Minum Saat Lari Bikin Muntah, Mitos atau Fakta?

Alya ingin membuktikan kalau wanita berhijab juga bisa aktif, bisa olahraga, bisa menyelesaikan lari marathon sama seperti wanita lain. Dia menceritakan saat pertama kali mengikuti lomba lari maraton di Singapore Marathon pada tahun 2014, ia baru saja mulai menggunakan hijab.

Alya pun menghadapi beberapa kesulitan pada saat awal latihan. “Lari pertama saat latihan itu kunang-kunang banget. Pokoknya perjuangan banget,” tutur Alya Rohali, saat ditemui di Hotel Atlet Century Park, Jakarta Pusat, Rabu 6 Februari 2019.

Namun, ia membutuhkan proses sampai akhirnya menemukan hijab yang tepat. Alya memiliki pesan untuk para hijabers agar tidak membuat hijab untuk menjadi halangan untuk menjadi atlet profesional atau melakukan apapun yang mereka inginkan.

Kini, kalau sudah ada banyak pilihan untuk mendapatkan hijab yang tepat, dan nyaman untuk digunakan saat beraktivitas. “Kita mau menginspirasi wanita berhijab lain untuk terus aktif, untuk keluar dari rumah, dan untuk berolahraga,” lanjut Alya. 

Iklan

Berita Terkait

Rekomendasi Artikel

"Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini."