Golongan Darah yang Paling Mudah Mencinta dan Merana karena Cinta

foto-reporter

Reporter

foto-reporter

Editor

Rini Kustiani

google-image
Ilustrasi pria mengatakan cinta. shutterstock.com

Ilustrasi pria mengatakan cinta. shutterstock.com

IKLAN

CANTIKA.COM, Jakarta - Bicara tentang cinta memang tak ada habisnya. Ada orang yang terbiasa mengungkapkan cinta, ada pula yang pandai menyembunyikan betapa besar cintanya kepada pasangan. Untuk tipe kedua, pasti bikin penasaran seberapa besar cinta pasangan kepadanya.

Baca juga:
3 Zodiak Pengendali Cinta dan Pasang Standar Tinggi
Jangankan Cinta Orang Lain, 6 Zodiak Ini Galau pada Diri Sendiri

Biasanya, orang membaca karakter cinta melalui zodiak. Tapi ada satu lagi cara untuk mengetahuinya, yakni melalui golongan darah. Di antara golongan dara A, B, O, dan AB, tipe mana yang paling mudah mencinta dan merana karena cinta.

# Golongan darah A
Mereka yang memiliki golongan darah A terbilang pribadi yang sensitif. Ketika putus cinta, mereka akan sangat sedih, tapi cepat move on juga. Biasanya, mereka akan menyibukkan diri, sehingga bisa melupakan mantannya dengan mudah.

# Golongan darah B
Dari luar, kelihatannya pemilik golongan darah B adalah tipe orang yang cuek. Tapi, di balik sikapnya itu, mereka adalah orang yang setia kepada cinta. Ketika putus hubungan, mereka akan sulit mencari cinta yang baru karena hatinya masih terpaut kepada sang mantan.

Artikel terkait:
3 Zodiak Petualang Cinta, Kamu Orangnya?

# Golongan darah O
Pemilik golongan darah O selalu terlihat ceria dan penyayang. Rasa sayang yang sepenuh hati ini membuat mereka sulit membuka hati kepada orang lain alias susah move on ketika putus cinta.

# Golongan darah AB
Mereka yang bergolongan darah AB rupanya sangat cepat move on nih. Saat hubungan dengan kekasih sudah berakhir, mereka enggak akan peduli lagi sama mereka. Bagi mereka, masa lalu dengan kekasihnya haruslah cepat dilupakan agar enggak perlu bersedih lagi.

TEEN

Iklan

Berita Terkait

Rekomendasi Artikel

"Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini."