Wulan Guritno Dukung Anak Jadi YouTubers dengan Syarat

Aktris Wulan Guritno berpose saat menghadiri acara malam Nominasi Festival Film Indonesia di Lotte Ciputra Avenue, Jakarta, 5 Oktober 2017. FFI 2017 akan dilaksanakan di Manado Sulawesi Utara pada 11 November dan melibatkan 75 Juri. Tempo/Fakhri Hermansyah

keluarga

Wulan Guritno Dukung Anak Jadi YouTubers dengan Syarat

Rabu, 24 Januari 2018 19:45 WIB
Reporter : Tabloid Bintang Editor : Rini Kustiani

CANTIKA.COM, Jakarta - Wulan Guritno dan suami, Adilla Dimitri mendukung penuh keinginan anak-anaknya menjadi seorang YouTubers. Wulan Guitno menceritakan, dua anaknya, London Abigail Dimitri, 7 tahun, dan Jeremiah Alric Dimitri, 6 tahun, sudah punya saluran YouTube sendiri.

Baca juga:Wulan Guritno Liburan di Bali, Perutnya Bikin Iri

Menurut Adilla Dimitri, bakat dan kreativitas anak-anaknya didapat dari kedua orangtua yang berkecimpung di dunia film. "Memang mungkin buah jatuh enggak jauh dari pohonnya. Anak-anaknya sudah punya keinginan dan kreatif berkaryanya. 'Jadi aku mau punya YouTube channel bikinin dong pah'. Episode satu, mereka sudah punya konsep, nanti papa yang shoot tapi idenya dari mereka, dari London dan Jeremiah kita yang merealisasi," kata Adilla Dimitri di Jakarta Selatan, Selasa 23 Januari 2018.

Wulan Guritno. Instagram

"Di I'm Hope memang kita ingin Shaloom yang main tapi anaknya enggak mau. Adiknya yang London jadi Tatjana Saphira waktu kecil. Adiknya yang cowok juga mau, terus dia bilang kalau papa mama main film aku ikut yah," ucap Wulan Guritno menambahkan.

Meski mendukung anak punya saluran YouTube sendiri, Wulan Guritno mengakui ada kekhawatiran dari dampak buruk tayangan di Internet terhadap anak-anak. Sebab itu, Wulan menanamkan aturan-aturan kepada kedua anak mereka yang masih kecil dan memberi batasan.

Artis sekaligus sutradara film, Wulan Guritno bersama suaminya, Adilla Dimitri dan anaknya saat proses produksi film terbarunya berjudul Aku dan Harapanku di Taman Ismail Marzuki, Jakarta, 08 Juli 2015. Aku dan Harapanku adalah film bergenre drama bertema kepedulian terhadap kanker. TEMPO/Nurdiansah

"Asal diawasi karena mereka masih mengeksplorasi," kata Wulan Guritno yang memberikan norma-norma apa yang boleh dan dilarang ditonton di Internet. "Saat pondasinya kuat, karena kita enggak tau apa yang mereka browsing. Mau minta diawasi baby sitter pas kita enggak ada, tetap saja manusia ada kecolongannya."

AURA