Bukan Operasi Plastik, Ini Cara Katy Perry Percantik Diri

Katy Perry membawakan lagu di Festival Glastonbury di Worthy Farm, di Somerset, Inggris, 24 Juni 2017. Ia mengakhiri pertunjukkannya dengan melakukan crowd surfing di antara penggemar. AP/Grant Pollard

Kecantikan

Bukan Operasi Plastik, Ini Cara Katy Perry Percantik Diri

Kamis, 18 Januari 2018 11:47 WIB
Reporter : Antara Editor : Yunia Pratiwi

TEMPO.CO, Jakarta - Penyanyi Katy Perry telah mencoba berbagai produk kecantikan, namun dia mengaku tak pernah merasakan pisau bedah untuk meningkatkan penampilannya. 

"Aku tak melakukannya. Aku telah melakukan laser dan mendapat suntikan [filler] di bawah mata untuk mengatasi lingkaran hitam. Orang cenderung menganggapnya palsu, tapi itu tidak masalah untukku," kata Perry.

Penyanyi berusia 33 tahun itu tidak menentang operasi plastik karena menurut dia tidak ada salahnya jika orang ingin membuat diri mereka lebih baik.  

"Kita menjauh dari stigma negatif tentang perubahan fisik. Tentu saja, selalu menjadi diri sejati kita. Tetapi jika orang menginginkan perbaikan hidung yang membuatnya merasa lebih baik, dan mereka lebih mencintai diri mereka karena itu, ya silakan!, " ujar mantan kekasih Orlando Bloom ini. 

Baca juga:Victoria Beckham Populerkan Diet Alkali, 2 Seleb Lain Jadi PengikutnyaGaya Celine Dion, Busana Haute Couture dan Berani EksperimenKim Kardashian Temani Persalinan Anak Ketiga Lewat Ibu Pengganti

Katy Perry berpose saat menghadiri peluncuran koleksi Stella McCartney Autumn 2018 di Los Angeles, California, 16 Januari 2018. Katy Perry tampil unik dengan gaun merah besar yang mencuri perhatian. Jordan Strauss/Invision/AP

Tidak hanya mengaku tidak melakukan operasi plastik, Katy Perry juga mengungkapkan rahasia tubuhnya yang ramping, salah satunya karena perbaikan pola makan. 

"Aku mencintai makanan, dan kadang jika suasana hatiku sedang buruk, yang kuinginkan hanyalah es krim (menyebutkan salah satu produk es krim suatu gerai) yang rasanya sama saja, tak peduli negara tempat Anda berada," papar pelantun "Last Friday" itu. 

Dia kemudian menganggap dopamin telah membuatnya merasa baik untuk satu detik dan jangka panjang.  "Tapi tahun lalu, aku sudah makan lebih baik dari pada sebelumnya--mengurangi makanan cepat saji, sedikit asupan gula dan stubuhku jauh lebih baik. Wajahku juga bersinar, " kata Perry dalam laman Ace Showbiz.

ANTARA