5 Hal yang Perlu Diperhatikan Agar Kucing yang Dititipkan Saat Mudik Lebaran Tidak Malnutrisi

foto-reporter

Reporter

foto-reporter

Editor

Rezki Alvionitasari

google-image
Seorang bocah dan ibunya bermain dengan kucing di Petoya Spa & Lounge, di Riyadh, Arab Saudi, 3 Agustus 2022. Di tempat ini, pelanggan dapat menitipkan kucingnya atau sekedar bermain dengan kucing. REUTERS/Ahmed Yosri

Seorang bocah dan ibunya bermain dengan kucing di Petoya Spa & Lounge, di Riyadh, Arab Saudi, 3 Agustus 2022. Di tempat ini, pelanggan dapat menitipkan kucingnya atau sekedar bermain dengan kucing. REUTERS/Ahmed Yosri

IKLAN

CANTIKA.COM, Jakarta - Beberapa orang memilih menitipkan hewan peliharaannya, termasuk kucing, saat mudik lebaran. Supaya tidak khawatir, sejumlah hal ini perlu dipastikan saat kucing di tangan orang lain.  

Kesehatan kucing sangat bergantung pada pola makan yang seimbang dan nutrisi yang memadai. Jika pola makan tidak seimbang, maka tak heran jika kucing mengalami malnutrisi. Malnutrisi dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan yang serius pada kucing. Karena itu, saat merawat kucing, penting untuk memperhatikan asupan makanan dan memastikan bahwa kucing peliharaan mendapatkan nutrisi yang cukup setiap hari.

Malnutrisi pada Kucing

Malnutrisi pada kucing dapat disebabkan oleh berbagai faktor, termasuk kurangnya asupan makanan yang mencukupi, pemberian makanan yang tidak seimbang, atau kondisi kesehatan yang mengganggu kemampuan kucing untuk menerima nutrisi yang dibutuhkan. Faktor lingkungan dan perubahan dalam kebiasaan makan juga dapat mempengaruhi status gizi kucing.

Di samping itu, menurut Vetinfo, gejala malnutrisi pada kucing bisa bervariasi, tetapi ada beberapa tanda yang perlu diperhatikan. Secara bertahap, kulit kucing akan menjadi kering dan bersisik akibat kurangnya nutrisi, sementara kuku akan menjadi cekung.

Bulu kucing akan mulai rontok secara tidak merata, dan jika tumbuh kembali, bulu tersebut akan memiliki warna yang lebih gelap. Kehilangan bulu, kulit kering dan bersisik, serta kuku cekung adalah gejala awal dari malnutrisi.

Agar kucing peliharaan tidak mengalami malnutrisi, Anda bisa mengikuti tips-tips berikut ini.

1. Perhatikan Kondisi Kucing

Langkah pertama dalam merawat kucing adalah mengevaluasi kondisi kucing tersebut secara menyeluruh. Pastikan kucing berada di tempat yang aman dan nyaman. Jika kucing terlalu takut atau lemah untuk ditangani, sebaiknya segera bawa ke tempat penampungan hewan atau dokter hewan untuk mendapatkan pertolongan lebih lanjut.

Evaluasi kondisi tubuh kucing dengan melihat dan meraba tubuhnya secara lembut akan membantu menentukan apakah kucing tersebut mengalami kekurangan makanan yang parah atau hanya sedikit kurang berat badan.

2. Berikan Air Minum

Sediakan air dalam wadah yang dangkal dan biarkan kucing minum sebanyak yang mereka inginkan, karena air sangat penting untuk kelangsungan hidup kucing. Jika kucing tidak mau minum, coba berikan sedikit air dengan menggunakan jarum suntik di dekat bibirnya. Namun, pastikan untuk tidak menyemprotkan air langsung ke dalam mulutnya, karena hal ini bisa menyebabkan masuknya air ke paru-paru.

Dorong kucing untuk minum banyak air, dan bicarakan dengan dokter hewan tentang penggunaan suplemen rehidrasi. Tanda-tanda dehidrasi pada kucing termasuk kelelahan, gusi kering, mata cekung, dan kulit yang tidak kembali ke posisi semula saat ditarik. Pastikan kucing mendapatkan cukup cairan untuk membantu menggantikan elektrolit dan garam yang hilang.

3. Bawa ke Dokter Hewan

Sebelum merawat kucing yang kelaparan, segera bawa ke dokter hewan untuk memeriksa tanda-tanda penyakit atau cedera yang mungkin memerlukan perawatan. Hanya dokter hewan yang bisa membuat diagnosis yang tepat dan memberikan saran tentang langkah selanjutnya.

4. Kenalkan Makanan secara Perlahan

Mulailah memberikan makanan dengan jumlah yang kecil, lalu tingkatkan secara bertahap selama satu minggu. Kucing yang kelaparan berisiko mengalami sindrom refeeding jika diberi makanan terlalu banyak dalam waktu singkat.

Dikutip dari Cats.com, Anda bisa memberikan makanan basah yang rendah karbohidrat, tinggi protein, lemak, dan kalori. Pilih makanan yang dirancang khusus untuk kucing yang baru pulih dari penyakit.

5. Pertimbangkan Penambahan Vitamin dan Mineral

Bicarakan dengan dokter hewan tentang penambahan suplemen untuk mendukung pemulihan kucing. Suplemen merupakan sumber asam amino dan vitamin B yang baik untuk membantu pemulihan organ dan sistem kekebalan tubuh kucing. Namun, pastikan untuk berkonsultasi terlebih dahulu sebelum memberikan suplemen tambahan kepada kucing.

Itulah 5 hal yang perlu diperhatikan agar kucing yang dititipkan saat mudik lebaran tidak malnutrisi. Semoga bermanfaat!

Pilihan Editor: Tips Berkemas untuk Mudik Lebaran, Bisa Coba Metode 333 yang Bikin Tampil Gaya

PUTRI SAFIRA PITALOKA

Hai Sahabat Cantika, Yuk Update Informasi dan Inspirasi Perempuan di Telegram Cantika

Iklan

Berita Terkait

Rekomendasi Artikel

"Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini."