5 Tips Meditasi bagi Pemula, Pilih Alunan Musik Instrumental yang Menenangkan

foto-reporter

Reporter

foto-reporter

Editor

Silvy Riana Putri

google-image
Ilustrasi meditasi. Freepik.com/Lifeforstock

Ilustrasi meditasi. Freepik.com/Lifeforstock

IKLAN

CANTIKA.COM, Jakarta - Meditasi adalah suatu teknik relaksasi untuk mempertajam fokus, perhatian, dan momen semakin mengenali diri sendiri. Praktik ini dilakukan dengan memejamkan mata dan fokus mengelola napas untuk membuang seluruh emosi negatif. Teknik yang sudah ada ribuan tahun lalu ini dinilai mampu membuat seseorang lebih tenang, damai, nyaman, dan produktif. Nah bagi kamu yang ingin mencoba, berikut sejumlah tips meditasi bagi pemula yang perlu diperhatikan agar menikmati proses hening dan menenangkan bersama dirimu menurut Cindy Gozali, pendiri dan Chief Executive Officer (CEO) Jivaraga.

1. Jadikan Rutinitas

Menurut Cindy, meditasi sebaiknya dijadikan rutinitas sehari-hari. Dia mengibaratkan meditasi adalah mandi untuk jiwa, seperti kita mandi secara rutin membersihkan tubuh dari keringat dan kotoran yang menempel setelah beraktivitas Mengapa demikian? Dengan begitu, kita memperkuat pertahanan diri menghadapi tantangan demi tantangan termasuk stres atau kecemasan.

"Saat meditasi, kita diajak bernapas penuh kesadaran, perlahan-lahan, dan dalam. Kalau stres, kita bernapas tidak benar, bernapas terlalu cepat. Melalui meditasi, kita memberikan perhatian dan bernapas dengan benar," ucap Cindy dalam acara media gathering di Jivaraga, Rabu, 20 Maret 2024.

2. Bisa Dilakukan Kapan Saja, Lebih Baik Pagi Hari

"Meditasi bisa dilakukan pagi saat matahari terbit, sore matahari terbenam atau malam hari. Tapi saya sendiri pilih meditasi di pagi hari karena membantu saya memulai hari dengan positif, penuh harapan, kedamaian," kata Cindy.

Menurut Cindy, ketika dia sudah mengawali hari dengan tenang dan damai, hal itu berdampak baik terhadap aktivitas selanjutnya.

"Ketika kita memulai hari dengan energi dan emosi positif dan damai, hal itu bisa terbawa hingga malam hari. Kita ibarat magnet yang sangat kuat, kita akan menarik yang selaras dengan perasaan di kala itu," katanya.

Cindy Gozali, Co-Founder & CEO Jivaraga ditemui di Jakarta Selatan, Rabu, 20 Maret 2024. Foto: CANTIKA/Silvy Riana Putri

3. Durasi Meditasi

Untuk pemula, Cindy merekomendasikan melakukan meditasi selama lima menit. "Idealnya, meditasi selama 15-20 menit, tapi pemula bisa melakukan selama lima menit," katanya. Menurut Cindy, dari sana, para pemula akan menikmati meditasi dan durasinya meningkat seiring waktu.

4. Pilihan Musik

Untuk membuat pemula fokus mengelola napas saat meditasi, pilihan musik sangat membantu. Pilihlah musik tanpa lirik atau vokal alias instrumental yang menenangkan, rekomendasi Cindy.

"Musik sangat membantu bagi pemula, pilih musik yang tanpa kata-kata. Karena kalau ada kata-kata, kita akan terbawa emosi lagu tersebut. Kata-kata itu sangat berenergi, jika lagu sedih kita bisa ikut sedih," ujarnya.

5. Postur Tubuh Tegak dan Rileks

Yang tak kalah penting adalah postur, pastikan postur tubuh duduk dalam kondisi tegak dan rileks agar aliran napas serta tubuh lancar. Meski meditasi bisa dilakukan sendiri, Cindy merekomendasikan pemula didampingi profesional atau ikut kelas agar bisa membantu mengelola napas dan postur serta pendampingan memproses emosi yang tengah dirasakan.

Selain kelas meditasi, di wellness studio Jivaraga yang berlokasi di Kuningan, Jakarta Selatan, menyediakan lebih dari 60 kelas berbeda seperti Energy Vitality Mapping, Yoga, Meditasi, Himalayan Sound Therapy, Energetic Facelift, Hypnotherapy, Quantum Healing, hingga Human Design. Tak hanya fokus pada layanan, Jivaraga juga meluncurkan Inner Wisdom Cards, serangkaian kartu yang membantu memberi panduan dan kejelasan, terhadap apapun yang sedang kamu ragukan dalam hidup.

Pilihan Editor: Saat Dian Sastro dan Jennifer Bachdim Meditasi Bareng, Ini Manfaatnya untuk Kesehatan

Halo Sahabat Cantika, Yuk Update Informasi dan Inspirasi Perempuan di Telegram Cantika

Iklan

Berita Terkait

Rekomendasi Artikel

"Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini."